Sembilan wisatawan Indonesia dievakuasi pasca terjebak di pantai Yilan

18/05/2026 09:17(Diperbaharui 18/05/2026 09:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dok. Istimewa)
(Sumber Foto : Dok. Istimewa)

Taipei, 18 Mei (CNA) Sembilan wisatawan berkewarganegaraan Indonesia hari Minggu (17/5) dievakuasi setelah terjebak di sebuah pantai di Kelurahan Suao, Kabupaten Yilan, karena kelelahan dan jalur pegunungan yang curam, menurut pemadam kebakaran setempat.

Biro Pemadam Kebakaran Yilan mengatakan pihaknya pada pukul 12.03 siang menerima laporan yang diteruskan kepolisian mengenai sembilan wisatawan asing yang terjebak di Pantai Wuyanjiao.

Karena kelelahan dan jalur pegunungan di lokasi yang curam, mereka tidak dapat naik kembali ke jalan raya sendiri, tetapi kondisi mereka tidak mengancam nyawa, kata biro tersebut, yang kemudian mengerahkan personel dan kendaraan penyelamat.

Karena pelapor mengatakan para wisatawan sudah kehabisan tenaga dan berharap ada koordinasi dengan kapal nelayan atau transportasi laut lainnya untuk evakuasi, pihak pemadam meminta bantuan ke Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA), kata biro tersebut.

Namun, karena kondisi laut buruk, setelah dilakukan evaluasi, kapal nelayan maupun kapal patroli CGA tidak dapat merapat dengan aman, kata pemadam kebakaran.

Tim pencarian dan penyelamatan kemudian segera menjalankan rencana cadangan, di mana personel CGA dan pemadam kebakaran berjalan kaki turun dari titik kilometer 10,8 Jalur Provinsi 9D untuk mendekati para korban.

Enam pria dan tiga wanita wisatawan Indonesia berhasil dipandu keluar menuju jalan raya dengan selamat pada pukul 16.00, dan kemudian pergi sendiri setelah menolak dibawa ke rumah sakit seiring tidak ada yang terluka, kata pemadam kebakaran.

(Oleh Wang Chao-yu dan Jason Cahyadi)

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.