Taipei, 12 Mei (CNA) Taiwan Power Co. (Taipower) akan menerapkan tarif listrik musim panas tahunan untuk pengguna rumah tangga mulai 1 Juni hingga 30 September, dengan tagihan bulanan rata-rata diperkirakan naik menjadi NT$1.084 (Rp603.925).
Menurut sebuah pemberitahuan yang diposting di situs web Taipower, tarif musim panas untuk sekitar 15 juta pengguna rumah tangga dan usaha kecil akan dimulai pada 1 Juni, sementara skema harga musiman untuk sekitar 26.000 pengguna tegangan tinggi dan ekstra tinggi akan dimulai lebih awal, yaitu dari 16 Mei hingga 15 Oktober.
Taipower mengatakan mekanisme penetapan harga musim panas telah diberlakukan sejak 1989, dengan pelanggan domestik dikenakan tarif lebih tinggi dari Juni hingga September karena meningkatnya permintaan listrik, yang terutama didorong oleh penggunaan pendingin udara dan sistem pendingin lainnya.
Penggunaan listrik rumah tangga rata-rata bulanan sepanjang tahun adalah sekitar 345 kilowatt-jam (kWh), kata perusahaan tersebut, mengutip data untuk tahun 2025.
Data tersebut menunjukkan bahwa selama bulan-bulan non-musim panas, konsumsi listrik rumah tangga di Taiwan rata-rata 308 kWh per bulan, yang biayanya NT$638, kata perusahaan itu.
Pada bulan-bulan musim panas, rata-rata penggunaan listrik rumah tangga bulanan naik menjadi 418 kWh, sehingga tagihan naik hampir 70 persen menjadi NT$1.084, kata Taipower.
Namun, biaya yang lebih tinggi bagi konsumen rumah tangga selama musim panas sebagian besar disebabkan oleh peningkatan penggunaan listrik, bukan kenaikan tarif, menurut Taipower.
Penggunaan listrik menyumbang 73 persen dari kenaikan tersebut, sementara tarif musiman yang lebih tinggi menyumbang 27 persen, kata perusahaan itu.
Sebagian besar rumah tangga di Taiwan menggunakan sistem harga progresif standar, di mana tarif listrik naik tergantung pada tingkat konsumsi, bukan waktu penggunaan listrik.
Di bawah sistem harga enam tingkat saat ini untuk pengguna rumah tangga, 120 kWh pertama yang dikonsumsi selama bulan-bulan musim panas dikenakan biaya NT$1,78 per kWh, 210 kWh berikutnya sebesar NT$2,55 per kWh, dan 88 kWh sisanya sebesar NT$3,80 per kWh.
Taipower mengatakan paket waktu penggunaan, yang mengenakan tarif berbeda untuk jam sibuk dan di luar jam sibuk, juga tersedia untuk pengguna rumah tangga.
Namun, sistem harga progresif standar tetap lebih hemat biaya bagi sebagian besar rumah tangga dengan konsumsi listrik yang relatif rendah atau penggunaan yang terkonsentrasi selama jam sibuk siang hari, tambah perusahaan itu.
Sementara itu, konsumen industri biasanya dikenakan kenaikan tarif musim panas dari 16 Mei hingga 15 Oktober untuk mendorong penghematan listrik, menurut Taipower.