Kilau Cahaya di Persimpangan Sains dan Seni – Perjalanan Eksplorasi Produksi Film Sains

15/05/2026 10:49(Diperbaharui 15/05/2026 11:34)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Poster untuk "Next, AI. NEXT, Love"
Poster untuk "Next, AI. NEXT, Love"

Pada tahun 2006, Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) meluncurkan “Proyek Inkubasi Industri Komunikasi Sains Taiwan” dan merilis edisi perdana “Proyek Pengembangan Industri Komunikasi Sains Taiwan - Skema Percontohan Produksi dan Promosi Media”. Proyek ini mengusung tujuan untuk menciptakan Discovery Channel versi Taiwan. Hal ini memantik antusiasme produser Yuan Yuan, membuatnya menaruh harapan besar pada inisiatif NSTC tersebut.

Demi memusatkan perhatian pada produksi film sains, produser Yuan Yuan mengambil langkah berani dengan meninggalkan stasiun televisi tempatnya bernaung dan mendirikan tim produksinya sendiri, Eastern Television. Kiprahnya kini telah berjalan hampir dua dekade. Sepanjang perjalanannya, dengan dukungan NSTC, tim ini sukses memproduksi nyaris dua puluh film sains. Karya-karya tersebut meliputi kolaborasi dengan Prancis bertajuk “Hello Brain!”, serta produksi bersama National Institutes Of Applied Research seperti “Trailblazers - Stories from the Laboratory”, “The Next, AI”, dan “The Intern's Notebook”. Masih ada “Open The Science File”, buah kolaborasi dengan tujuh akademisi dari Taiwan STS Association. Kelima film ini bahkan berhasil menyabet Penghargaan Golden Bell Taiwan untuk kategori Program Dokumenter Ilmu Pengetahuan Alam, menjadikannya sorotan utama di industri ini.

Di balik deretan karya peraih penghargaan tersebut, tersemat dedikasi dan profesionalisme tim yang tak kenal lelah. Sejak tahap pengajuan proposal produksi sains, tim produser Yuan Yuan telah menyusun rencana yang komprehensif, mencakup konten film, analisis pasar, target audiens, saluran media, hingga efektivitas implementasi. Di samping itu, ketatnya kurasi konten sains oleh para pakar akademis memastikan bahwa sinergi ini memampukan Eastern Television untuk meracik film sains yang memancarkan kehangatan humanis yang khas.

Mengambil contoh “The Next, AI”, seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, isu AI kini menjadi sorotan utama. Tim Eastern Television mematok target untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada publik mengenai AI, sekaligus berharap dapat mengemas teknologi keras ini agar lebih mudah diterima. Dengan menjadikan kisah cinta sebagai benang merahnya, film ini secara piawai memadukan elemen drama dan dokumenter. Dari jalinan cerita tersebut, diselipkan delapan belas wawasan teknis seputar perkembangan AI, sehingga penonton dapat memperoleh pengetahuan sains yang kaya sembari menikmati alur ceritanya.

Dalam dua tahun belakangan, tim Eastern Television tidak hanya terus berinovasi dalam mengemas pengetahuan sains, tetapi juga proaktif mengikuti penerapan teknologi mutakhir. Mengingat konten film sains kerap menggunakan animasi dalam jumlah besar, para animator mulai memanfaatkan perangkat kecerdasan buatan generatif sebagai asisten produksi. Selama ini, animator selalu menggunakan perangkat lunak seperti 3D MAX, Blender, dan AE untuk mengilustrasikan prinsip-prinsip sains. Meski alat-alat tersebut mampu menghasilkan visual yang memukau dan halus, waktu yang dibutuhkan relatif lebih lama.Pada tahun 2026, karya terbaru Eastern Television, “Sun Tzu Jungling”, yang mengupas teknologi senjata pertahanan negara, memanfaatkan teknologi AI sehingga kecepatan produksi animasi meningkat secara signifikan. Melalui instruksi Prompt untuk mengoperasikan elemen, proporsi, komposisi, dan tekstur visual, serta melalui proses penyaringan dan penyuntingan berulang, tim berhasil menciptakan adegan pertempuran yang megah dan realistis. Tingkat kehalusan dan detail film ini pun melangkah jauh ke depan.

Kendati demikian, produksi film sains mutlak menempatkan akurasi sebagai pertimbangan utama. Hal ini seolah memunculkan semacam kontradiksi dengan media televisi yang mengutamakan rating, maupun media daring yang mengandalkan lalu lintas data sebagai pendapatan, karena fungsionalitas dan hiburan memiliki misinya masing-masing. Namun, pada kenyataannya, produser Yuan Yuan meyakini bahwa keduanya dapat saling melengkapi. Ia berpegang teguh bahwa saat mengejar “rasionalitas”, hal itu pasti juga mampu memantik “rasa haru”, sehingga pesona unik dari film sains dapat terpancar dengan apik.

Di masa depan, tim produser Yuan Yuan akan terus berada di persimpangan antara sains dan seni, menciptakan lebih banyak film sains populer yang memikat, sehingga keindahan dan kebijaksanaan sains dapat memancarkan sinarnya di panggung yang lebih luas.

“Science Rediscovery” disubsidi oleh Dewan Sains dan Teknologi Nasional, serta merupakan hasil kerja sama industri-akademisi antara Universitas Shih Hsin dan Formosa Television (FTV), 365 hari~ setiap harinya selalu ada penemuan sains.

Informasi Penayangan ProgramFTV News Channel setiap hari Minggu pukul 15.00, FTV Taiwan Channel setiap hari Minggu pukul 08.00

LiTV Online Video Saluran Gratis CH365 https://www.litv.tv/channel/watch/litv-vchannel365

FB “Science Rediscovery” : https://reurl.cc/aX8g7G

YouTube “Science Rediscovery” https://www.youtube.com/@%E7%A7%91%E6%99%AE%E6%96%B0%E8%A6%96%E7%95%8C

Film sains terbaru Dongtai, "Sun Tzu Also Hunts Wilderness," memanfaatkan secara ekstensif generasi AI untuk membantu produksi animasi.
Film sains terbaru Dongtai, "Sun Tzu Also Hunts Wilderness," memanfaatkan secara ekstensif generasi AI untuk membantu produksi animasi.
Dongtai Broadcasting, bekerja sama dengan Laboratorium Penelitian Terapan Nasional, memenangkan Penghargaan Lonceng Emas kelima untuk Televisi.
Dongtai Broadcasting, bekerja sama dengan Laboratorium Penelitian Terapan Nasional, memenangkan Penghargaan Lonceng Emas kelima untuk Televisi.
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.