Taipei, 15 Mei (CNA) Sebuah delegasi universitas dari Indonesia baru-baru ini mengunjungi Taiwan untuk mempromosikan kerja sama akademik dengan institusi lokal di bidang seperti kedokteran, teknik, dan pertanian, kata Kementerian Pendidikan (MOE) hari Jumat (15/5).
Dipimpin oleh Ova Emilia, rektor Universitas Gadjah Mada, delegasi tersebut mengunjungi Taiwan dari 4 hingga 8 Mei dan melakukan tur ke beberapa universitas, termasuk National Chung Hsing University, Feng Chia University, National Yang Ming Chiao Tung University, dan National Chengchi University, kata MOE dalam siaran pers.
Universitas Gadjah Mada, yang berbasis di Yogyakarta, adalah universitas riset nasional tertua di Indonesia dan menempati peringkat 100-150 terbaik dunia dalam bidang arkeologi, bahasa modern, akuntansi dan keuangan, sastra Inggris, serta teknologi pertanian, di antara disiplin ilmu lainnya, menurut MOE.
Universitas ini dikenal karena mewajibkan mahasiswa untuk menyelesaikan pengabdian masyarakat di daerah pedesaan dan kurang terlayani sebelum lulus, dengan mengirim lebih dari 7.000 mahasiswa setiap tahun ke seluruh Indonesia untuk menangani kebutuhan dan tantangan lokal.
Selama kunjungan ke Taiwan, delegasi juga bertukar pandangan dengan universitas lokal mengenai praktik akademik di bidang kedokteran, teknik, dan pertanian, dengan harapan dapat memperluas pertukaran mahasiswa dan staf pengajar serta membangun program gelar ganda.
Menurut MOE, terdapat total 18.740 mahasiswa Indonesia di Taiwan pada tahun 2025, termasuk 13.957 di program gelar dan 4.783 di program non-gelar, menjadikan Indonesia sebagai sumber mahasiswa internasional terbesar kedua di Taiwan.
Dalam beberapa tahun terakhir, universitas di Taiwan dan Indonesia telah menandatangani 1.337 perjanjian pertukaran akademik, tambah kementerian, serta menyebutkan bahwa program Huayu Enrichment Scholarship (HES) juga ditawarkan kepada 40 mahasiswa Indonesia untuk tahun akademik 2025-2026.
Program HES dari MOE mendukung mahasiswa internasional yang belajar bahasa Mandarin di Taiwan untuk meningkatkan kemampuan bahasa mereka dan memperdalam pemahaman mereka tentang budaya Taiwan.