Taipei, 17 Mei (CNA) National Taiwan Library (NTL) telah mengumumkan penerbitan terjemahan lengkap pertama dalam bahasa Mandarin dari sebuah karya berusia 350 tahun yang mendokumentasikan Taiwan dan Nusantara pada abad ke-17.
Publikasi tahun 1669 tersebut, berjudul "A Short Description of a Nine Year East Indian Journey" (Eine kurtze Beschreibung eines neunjährigen Ost-Indianischen Dienstes), ditulis Albrecht Herport, seorang pelukis dan tentara asal Swiss yang bekerja untuk Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC).
Buku ini mencatat perjalanan Herport dari Amsterdam ke Tanjung Harapan, Jakarta, dan Taiwan, termasuk 69 halaman yang menggambarkan hasil bumi Taiwan yang melimpah dan komunitasnya yang beragam, kata Direktur NTL Tsao Tsau-ying (曹翠英) pada acara peluncuran buku tersebut hari Senin (11/5).
Karya ini juga memuat catatan langsung tentang pengepungan Benteng Zeelandia (sekarang dikenal sebagai Benteng Tua Anping) oleh Koxinga (鄭成功) melawan VOC, beserta sembilan ilustrasi tembaga yang memberikan catatan sejarah dan visual yang berharga dari era tersebut.
Tsao mengatakan bahwa buku tersebut menunjukkan bahwa Taiwan telah tampil di panggung dunia sejak Zaman Penjelajahan.
Teks asli dalam bahasa Jerman Tinggi diterjemahkan ke dalam karakter Han tradisional oleh tim yang dipimpin profesor Wenzao Ursuline University of Languages, Chang Shoou-huey (張守慧), bersama dengan dosen asosiasi André Maertens serta letor kepala Chou Hsin (周欣) serta Ingo Tamm.
Hanya sedikit cendekiawan di dunia yang mampu membaca bahasa Jerman Tinggi dari periode tersebut, kata perpustakaan, dan dengan tiga spesialis seperti itu dalam tim yang bekerja untuk menafsirkan dan membandingkan teks asli, proyek ini memakan waktu lebih dari satu tahun untuk diselesaikan.
Naskah asli juga dipamerkan pada acara tersebut.
NTL mengatakan bahwa naskah tersebut sebelumnya telah diterjemahkan sepenuhnya ke dalam bahasa Belanda pada 1670, sehingga edisi bahasa Mandarin yang baru diterbitkan ini menjadi terjemahan lengkap pertama dalam lebih dari 350 tahun.
Selesai/