Pelajar SMA Taiwan kunjungi KDEI untuk kenali budaya dan pariwisata Indonesia

14/05/2026 15:01(Diperbaharui 14/05/2026 15:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Para siswi Stella Matutina Girls
Para siswi Stella Matutina Girls' High School diajarkan bermain angklung saat mengunjungi KDEI Taipei. (Sumber Foto : Kartika Dewi).

Taipei, 14 Mei (CNA) Sebanyak 25 siswi Stella Matutina Girls' High School pada Jumat (8/5) lalu mengunjungi Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei untuk mengenal budaya dan pariwisata Indonesia, ujar Kartika Dewi, pengajar tarian Nusantara dari Indonesian Diaspora Network (IDN).

Para siswi memperoleh pemaparan mengenai keberagaman budaya, destinasi wisata unggulan, serta kekayaan tradisi tarian maupun alat musik Indonesia, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Nusantara dan warga lokal Taiwan, khususnya di kalangan generasi muda, menurut unggahan media sosial KDEI.

Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan demonstrasi dan permainan alat musik tradisional angklung serta sesi menari bersama lagu Maumere yang dipandu Dewi. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan budaya tersebut, sebagai bagian dari pengalaman langsung mengenal seni dan budaya Indonesia, kata KDEI. 

Video tangkapan layar saat Dewi mengajarkan para siswi untuk menari tarian Indonesia bersama. (Sumber Foto : Kartika Dewi)
Video tangkapan layar saat Dewi mengajarkan para siswi untuk menari tarian Indonesia bersama. (Sumber Foto : Kartika Dewi)

"Ini di luar prediksi. Saya kira anak-anak muda Taiwan bakal kurang tertarik dengan presentasi budaya Indonesia," ujar Dewi kepada CNA saat dihubungi menanggapi kegiatan tersebut.

"Eh ternyata mereka sangat antusias, bahkan meminta menari Indonesia sampai tiga kali dan memainkan angklung juga. Saat disajikan jajanan Indonesia seperti klepon dan ketan gula, mereka juga suka," lanjutnya.

"Saya berharap agar ke depannya kebudayaan Indonesia lebih dikenal masyarakat lokal. Sebentar lagi kan liburan musim panas, biasanya banyak warga Taiwan pergi ke luar negeri seperti Jepang. Nah, dengan adanya promosi kegiatan semacam ini, anak-anak mudanya bisa tertarik untuk berwisata ke Indonesia," sambungnya. 

Johannes Andi Susanto Wakil Kepala KDEI Taipei bermain angklung bersama para siswi. (Sumber Foto : Kartika Dewi)
Johannes Andi Susanto Wakil Kepala KDEI Taipei bermain angklung bersama para siswi. (Sumber Foto : Kartika Dewi)

Dalam kata sambutannya, Wakil Kepala KDEI Johannes Andi Susanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan para pelajar dan guru pendamping sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Taiwan, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam wawancaranya bersama CNA, Andi juga menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai jembatan persahabatan melalui pertukaran budaya, dan pemahaman lintas budaya.

Ia mengharapkan agar kunjungan semacam ini dapat memberikan pengalaman baru bagi para siswa untuk lebih mengenal Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya, tradisi, serta destinasi wisata yang mendunia.

(Oleh Miralux)

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.