Taipei, 18 Mei (CNA) Ketua Yuan Legislatif (Parlemen) Taiwan Han Kuo-yu (韓國瑜) mengatakan setibanya kembali di Taiwan pada Minggu (17/5) bahwa ia telah bertemu dengan Ketua House of Commons Inggris Lindsay Hoyle dalam kunjungannya ke Inggris pekan lalu, menandai pertemuan pertama antara ketua legislatif Taiwan dan ketua House of Commons.
Berbicara kepada wartawan di Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan, Han mengatakan kunjungan delegasinya ke Prancis dan Inggris pada 9-17 Mei sangat membuahkan hasil, menghasilkan kemajuan besar dalam dialog antarketua parlemen, pertukaran anggota legislatif, serta keterlibatan dengan lembaga pemikir strategis.
Delegasi lintas partai tersebut bertemu langsung dengan tokoh senior parlemen di kedua negara, termasuk presiden Senat Prancis dan Hoyle, kata Han, seraya menambahkan bahwa beberapa pertemuan dengan "tokoh sensitif" tetap bersifat pribadi atas permintaan pihak terkait.
Parlemen Taiwan adalah lembaga legislatif unikameral, sementara Parlemen Inggris terdiri dari House of Commons yang dipilih, dan anggota House of Lords yang diangkat.
Mantan Ketua Parlemen Su Jia-chyuan (蘇嘉全) pernah bertemu dengan Hoyle saat berkunjung ke Inggris pada 2018, namun saat itu Hoyle masih menjabat sebagai wakil ketua House of Commons. Dalam kunjungan tersebut, Su juga bertemu dengan ketua House of Lords.
Pada Minggu, perwakilan Taiwan untuk Inggris Vincent Yao (姚金祥) mengatakan bahwa pertemuan terbaru antara Hoyle dan Han sangat signifikan karena berlangsung segera setelah Pembukaan Parlemen Negara pada 13 Mei, ketika anggota parlemen Inggris sibuk dengan debat mengenai Pidato Raja.
Dalam perjalanan ke Inggris dan Prancis, delegasi Taiwan juga bertemu dengan anggota parlemen dari kelompok pro-Taiwan di kedua negara, beberapa di antaranya berjanji akan segera mengunjungi Taiwan, dengan kelompok pertama diperkirakan akan datang pada akhir Mei, menurut Han.
Di antara anggota parlemen Inggris yang terlibat dalam pertukaran tersebut adalah Sarah Champion, ketua bersama All-Party Parliamentary Group on Taiwan dan ketua Komite Pengembangan Internasional House of Commons.
Pada jamuan penyambutan tanggal 14 Mei, Champion mengatakan ia berencana memimpin delegasi Inggris ke Taiwan pada musim gugur dan menekankan bahwa negara-negara demokrasi perlu lebih bersatu di tengah tantangan global saat ini.
Delegasi Taiwan juga bertukar pandangan dengan lembaga pemikir strategis mengenai isu-isu seperti pengadaan senjata Taiwan dan kemungkinan implikasi bagi Taiwan dan Asia Timur Laut dari pertemuan di masa depan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (習近平), kata Han.
Delegasi yang terdiri dari 20 orang tersebut mencakup anggota parlemen dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa, oposisi utama Kuomintang, dan Partai Rakyat Taiwan. Para anggota parlemen juga bertemu dengan pebisnis Taiwan dan kelompok ekspatriat di Inggris dan Prancis serta menghadiri pertemuan tahunan Kamar Dagang Taiwan Eropa.