5 kasus demam berdarah terdeteksi dalam dugaan klaster rumah sakit di Kaohsiung

14/06/2026 12:33(Diperbaharui 14/06/2026 12:33)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Kaohsiung, 14 Jun. (CNA) Otoritas kesehatan sedang menyelidiki dugaan klaster demam berdarah di sebuah rumah sakit di Kaohsiung setelah lima pasien rawat inap dinyatakan positif penyakit yang ditularkan melalui nyamuk tersebut, sehingga memicu pembatasan di bangsal, langkah-langkah disinfeksi, dan perluasan skrining.

Lima kasus penularan lokal yang diumumkan pada hari Jumat (12/6) tersebut, semuanya merupakan pasien di Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital, menurut Departemen Kesehatan Kaohsiung.

Wabah ini menandai klaster demam berdarah pertama yang dilaporkan di rumah sakit di Taiwan sejak tahun 2018, kata juru bicara Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Tseng Shu-hui (曾淑慧).

Kasus indeks adalah seorang wanita berusia 78 tahun yang dirawat di rumah sakit dari 29 Mei hingga 10 Juni. Setelah dirawat kembali keesokan harinya dengan gejala demam, pusing, dan mual, ia dinyatakan positif demam berdarah serotipe 2.

Skrining semalam di kamar-kamar yang berdekatan di lantai enam rumah sakit mengidentifikasi empat kasus tambahan, sehingga pejabat kesehatan mengklasifikasikan insiden ini sebagai wabah klaster.

Hingga pukul 11 pagi hari Jumat, otoritas telah melakukan skrining terhadap 131 orang. Kelima kasus yang dikonfirmasi adalah pasien rawat inap, termasuk tiga individu berusia 79 hingga 91 tahun, yang saat ini sedang menjalani perawatan.

Pejabat kesehatan mengatakan sumber infeksi masih belum jelas dan telah memulai penyelidikan epidemiologi dengan menelusuri kemungkinan paparan sejak 27 Mei.

Rumah sakit telah menerapkan kebijakan "hanya keluar" di bangsal yang terdampak, dengan pasien dipindahkan ke lantai lain dan ditempatkan di bawah tindakan pencegahan pengendalian nyamuk.

Otoritas juga meningkatkan upaya pengendalian vektor, termasuk penyemprotan insektisida dan penghilangan tempat berkembang biak nyamuk. Obat nyamuk telah dibagikan kepada staf, pasien, dan pengasuh.

Petugas inspeksi menemukan jentik nyamuk di air yang tergenang di saluran pembuangan atap dan cekungan tanah di area rumah sakit. Rumah sakit didenda NT$15.000 (Rp8,4 juta) dan diperintahkan untuk segera mengatasi masalah tersebut.

Menurut data CDC, Taiwan telah mencatat 74 kasus demam berdarah yang dikonfirmasi sejauh tahun ini, termasuk enam infeksi lokal, semuanya di Kaohsiung. Sisanya, 68 kasus merupakan kasus impor, terutama dari Asia Tenggara dan Asia Selatan.

(Oleh Shen Pei-yao, Lin Chiao-lien, Lee Hsin-Yin dan Miralux)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.