ABK migran Indonesia dievakuasi setelah cedera saat bekerja di perairan Penghu

03/06/2026 15:51(Diperbaharui 03/06/2026 17:35)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Taipei, 3 Jun. (CNA) Seorang anak buah kapal (ABK) migran Indonesia di kapal perikanan Taiwan dievakuasi oleh Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) setelah mengalami cedera pada jari tangannya saat bekerja di perairan Kabupaten Penghu pada Selasa (2/6) malam, menurut otoritas setempat.

 

Divisi Patroli ke-13 CGA wilayah Kinmen-Matsu-Penghu mengatakan mereka sekitar pukul 20.00 menerima laporan bahwa seorang ABK Indonesia di kapal perikanan "Sheng Ming Li No. 6" yang sedang beroperasi di perairan dekat Penghu mengalami cedera pada jari tangan dan membutuhkan evakuasi medis segera.

Karena kondisi korban tidak memenuhi syarat untuk evakuasi udara, CGA kemudian mengerahkan kapal patroli Penghu untuk melakukan operasi penyelamatan serta berkoordinasi dengan pos pemeriksaan pelabuhan Magong dan Departemen Pemadam Kebakaran Penghu.

Kapal patroli CGA bertemu dengan kapal perikanan tersebut pada pukul 21.04 dan berhasil memindahkan korban ke kapal patroli, menurut divisi tersebut.

Pada pukul 22.00, kapal patroli tiba di Pelabuhan Magong dan korban kemudian diserahkan kepada ambulans Departemen Pemadam Kebakaran untuk dibawa ke RS Tri-Service General Cabang Penghu guna menjalani perawatan lebih lanjut, kata divisi tersebut.

Divisi tersebut menambahkan bahwa nelayan atau pekerja yang mengalami keadaan darurat saat beroperasi di laut dapat menghubungi CGA melalui saluran darurat 118 atau melaporkan kejadian melalui Stasiun Radio Perikanan Taiwan agar bantuan dapat segera diberikan.

(Oleh Jennifer Aurelia)

Selesai/IF

(Sumber Foto : CGA Penghu)
(Sumber Foto : CGA Penghu)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.