Taipei, 14 Jun. (CNA) Lima belas gambar fotografi yang dikirim dari satelit Formosat-8A (FS-8A), satelit pertama dalam konstelasi Formosat-8 milik Taiwan, dirilis oleh Direktorat Jenderal Antariksa Taiwan (TASA) baru-baru ini.
Citra resolusi tinggi ini menampilkan lanskap Taiwan yang terus berubah, mulai dari mercu tanda terbaru hingga lokasi yang menunjukkan jejak bencana alam.
Citra tersebut mencakup gambar pelabuhan utama -- Pelabuhan Taipei, Pelabuhan Taichung, dan Pelabuhan Kaohsiung -- di mana dermaga, kapal kargo, dan lapangan kontainer dapat terlihat secara detail.
FS-8A juga menangkap jembatan udara berwarna oranye neon di Terminal 3 Bandara Internasional Taoyuan, yang diperkirakan akan dibuka untuk umum pada tahun 2027, kata TASA.
Satelit ini memotret sejumlah landmark termasuk Jembatan Danjiang di New Taipei, Taichung Mitsui Outlet Park, dan Jembatan Great Harbor di Kaohsiung.
FS-8A juga memfokuskan pada pulau-pulau lepas pantai seperti Penghu, Xiao Lanyu, dan Pulau Guishan, di mana perairan dangkal berwarna biru kehijauan memudar ke biru tua laut di sekitarnya.
Citra-citra tersebut mengungkapkan kontur pesisir dan medan pulau yang rumit. Di Penghu, resolusinya cukup tajam untuk membedakan rak tiram yang tersusun rapi dan jaring ikan yang membentang di atas air.
Di tempat lain, foto-foto tersebut merekam jejak masa lalu Taiwan. Bekas luka halus akibat gempa bumi terlihat pada gambar Tebing Qingshui di Kabupaten Hualien, sementara gambar lain menangkap sisa-sisa Dusun Xiaolin di Kaohsiung, yang terkubur oleh longsor saat Taifun Morakot pada tahun 2009.
TASA mengatakan satelit ini dapat mengambil gambar dengan resolusi 1 meter, yang dapat ditingkatkan menjadi 0,7 meter melalui pemrosesan, melampaui kemampuan pencitraan pendahulunya, Formosat-5.
Cuaca tetap menjadi tantangan terbesar untuk pencitraan satelit, kata lembaga tersebut, karena tutupan awan, terutama di Taiwan utara dan timur, dapat menutupi permukaan tanah, seperti pada gambar Sungai Xiuguluan di Kabupaten Hualien dan Taitung.
Namun, TASA mengatakan tingkat kunjungan ulang tertinggi FS-8A bisa mencapai harian, memungkinkannya memotret lokasi yang sama setiap hari saat mengorbit Bumi, sehingga meningkatkan kemungkinan memperoleh gambar tanpa awan.
FS-8A, yang juga dikenal sebagai "Satelit Chi Po-lin," dinamai sesuai pembuat film dokumenter Taiwan Chi Po-lin (齊柏林), yang meninggal dalam kecelakaan helikopter pada 10 Juni 2017. Ini adalah satelit pertama dalam rencana konstelasi delapan satelit Formosat-8 milik TASA.
Satelit ini diluncurkan pada 29 November 2025, menggunakan roket SpaceX, dari lokasi peluncuran di California. Satelit mulai mengambil gambar pada Januari 2026.
Delapan satelit tersebut diharapkan sudah berada di orbit pada tahun 2031 dan akan memperkuat kemampuan Taiwan dalam memantau bencana alam dan ancaman keamanan, kata TASA.
Selesai/IF