Tentara Taiwan simulasikan pertahanan terhadap invasi amfibi di Taichung

10/06/2026 18:08(Diperbaharui 10/06/2026 18:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Howitzer swager M109A2 menembakkan peluru selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)
Howitzer swager M109A2 menembakkan peluru selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)

Taichung, 10 Jun. (CNA) Korps ke-10 Angkatan Darat Taiwan melakukan latihan artileri berat di sekitar tepi utara dan selatan muara Sungai Dajia di Taichung hari Selasa (9/6), mensimulasikan skenario di mana pasukan amfibi Tiongkok mencoba untuk menginvasi Taiwan tengah.

Meskipun hujan sangat deras, pasukan tetap melaksanakan latihan tembak langsung di area operasi dengan sistem peluncur roket ganda Thunderbolt-2000 (MLRS) untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, diikuti dengan latihan yang melibatkan howitzer swagerak M109A2.

Latihan ini melibatkan Komando Artileri ke-58, Brigade ke-234 dan Brigade ke-586, dengan total 372 peluru dalam enam kategori yang ditembakkan dari delapan posisi yang dikerahkan di sepanjang garis depan selebar 20 kilometer, kata Korps ke-10.

Latihan ini menampilkan latihan tembak langsung dengan Thunderbolt-2000 MLRS buatan lokal, howitzer swagerak M109A2 dan M110A2, howitzer 155mm, mortir 120mm, serta kendaraan peluncur rudal TOW-2A dan TOW-2B.

Sebuah unit MLRS Thunderbolt-2000 menembakkan roket selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)
Sebuah unit MLRS Thunderbolt-2000 menembakkan roket selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)

Korps ke-10 mengatakan latihan tembak langsung ini bertujuan untuk memverifikasi kemampuan daya tembak gabungan dan efektivitas rantai pembunuhan sambil mensimulasikan upaya untuk menunda dan melemahkan pasukan penyerbu yang mendarat di Pantai Dajia.

Latihan dimulai pada pukul 08.24 pagi, ketika tiga sistem Thunderbolt-2000 meluncurkan 180 roket latihan MK15. Setiap kendaraan menembakkan 60 roket dalam waktu sekitar 30 detik.

Dua peluncur pertama berhasil menembakkan seluruh muatannya. Namun, roket ketujuh yang ditembakkan oleh peluncur ketiga jatuh tidak jauh dari lokasi peluncurannya.

Sebuah rudal diluncurkan dari kendaraan rudal TOW-2B selama latihan di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : Korps ke-10 Angkatan Darat Taiwan)
Sebuah rudal diluncurkan dari kendaraan rudal TOW-2B selama latihan di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : Korps ke-10 Angkatan Darat Taiwan)

Kolonel Weng Yi-ming (翁一銘), kepala staf Komando Artileri ke-58, mengatakan roket menyala dengan baik dan keluar dari peluncur, tetapi kemungkinan terjadi malfungsi pada penyalaan propelan tahap kedua.

Personel dari Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) sedang menganalisis masalah tersebut, kata Weng, seraya menambahkan bahwa roket latihan MK15 tidak dilengkapi dengan hulu ledak peledak dan mendarat lebih dari 400 meter jauhnya di area yang aman.

Mayor Liao Neng-cheng (廖能政), komandan kompi peluncur roket ganda Komando Artileri ke-58, mengatakan latihan ini memvalidasi pelatihan rutin unitnya dan menunjukkan tekad mereka untuk mempertahankan Taiwan.

Ia menambahkan bahwa latihan tembak langsung sebelumnya mengharuskan pasukan memasuki posisi satu minggu sebelumnya, tetapi kali ini persiapan selesai setelah tiba hanya satu hari sebelum latihan.

Setelah sistem Thunderbolt-2000 mundur, pasukan yang mengoperasikan howitzer swagerak M109A2 melakukan latihan tembak langsung ke sasaran sekitar 9 kilometer di lepas pantai.

Kapten Lin Chun-cheng (林俊呈), komandan kompi artileri di bawah Brigade ke-586, mengatakan hujan membuat pengamatan menjadi lebih sulit namun menambahkan bahwa unitnya telah menyiapkan rencana kontinjensi dan menggunakan sistem mobile Team Awareness Kit (TAK) untuk menjaga komunikasi.

Sebuah rudal yang diluncurkan dari kendaraan rudal TOW-2B mengenai sasarannya selama latihan di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : Korps ke-10 Angkatan Darat Taiwan)
Sebuah rudal yang diluncurkan dari kendaraan rudal TOW-2B mengenai sasarannya selama latihan di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : Korps ke-10 Angkatan Darat Taiwan)

Sebuah unit howitzer swagerak M109A2 menembakkan peluru selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)
Sebuah unit howitzer swagerak M109A2 menembakkan peluru selama latihan artileri berat di Taichung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juni 2026)

(Oleh Wu Su-wei, Sean Lin, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.