Taipei, 14 Jun. (CNA) Yuan Pengawas mengatakan pada hari Jumat (12/6) bahwa mereka telah meminta Yuan Eksekutif dan lembaga terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap program magang bagi mahasiswa asing di sektor akomodasi Taiwan, dengan alasan masih adanya ketidakteraturan yang terus berlanjut selama inspeksi di lapangan.
Dalam siaran pers, lembaga pengawas pemerintah tersebut mengatakan bahwa kasus penahanan paspor dan biaya aplikasi magang ditemukan selama inspeksi oleh anggota Yuan Pengawas pada 25 Februari.
Selama inspeksi di sebuah hotel wisata di Taipei yang memiliki banyak pemagang asing, anggota Yuan Pengawas mewawancarai dua mahasiswa, yang mengatakan bahwa mereka telah membayar biaya agen di negara asal mereka untuk datang ke Taiwan mengikuti magang dan paspor mereka ditahan oleh agen.
Selain itu, beberapa pemagang asing ditemukan tidak tercakup oleh asuransi tenaga kerja, sementara cakupan Asuransi Kesehatan Nasional hanya tersedia setelah enam bulan tinggal, kata Yuan Pengawas.
Pada bulan Januari, Direktora Jenderal Pariwisata Taiwan (TA) di bawah Kementerian Transportasi dan Komunikasi mengeluarkan pedoman terbaru untuk lebih melindungi pemagang asing di sektor akomodasi.
Pedoman tersebut mencakup persyaratan upah minimum, batas kerja harian delapan jam dan larangan penahanan paspor, sementara penyedia magang yang menggunakan agen atau lembaga perantara harus mencantumkan klausul dalam kontrak yang menyatakan bahwa magang asing tidak boleh dikenakan biaya.
Sementara itu, pedoman tersebut juga mewajibkan magang untuk dilindungi oleh asuransi yang disediakan oleh penyelenggara magang, termasuk setidaknya asuransi kecelakaan kelompok atau kecelakaan kerja, serta mewajibkan pemberitahuan kepada TA.
Yuan Pengawas mengatakan bahwa meskipun pedoman telah direvisi, masalah utama masih tetap ada, termasuk tanggung jawab yang tidak jelas, celah regulasi, dan sistem yang lebih berfokus pada dokumen.
Yuan Pengawas mendesak Yuan Eksekutif untuk memperkuat pemeriksaan pra-persetujuan, memperjelas tanggung jawab, serta membangun kontrak dan mekanisme tindak lanjut yang lebih jelas untuk melindungi magang asing dan mencegah penyalahgunaan.
TA membuka sektor ini untuk mahasiswa asing yang terdaftar di sekolah luar negeri pada tahun 2024 untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja di Taiwan. Pelamar yang memenuhi syarat termasuk mahasiswa yang mengambil jurusan perhotelan, seni kuliner, pariwisata, rekreasi dan olahraga, manajemen, bahasa Mandarin atau Inggris.
Selesai/IF