Pria Australia diselamatkan setelah 7 hari terdampar di gua Taitung

15/05/2026 17:02(Diperbaharui 15/05/2026 17:02)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Seorang pria Australia yang diidentifikasi sebagai Matthew diselamatkan dari sebuah gua terpencil di Kabupaten Taitung pada hari Jumat. (Sumber Foto : CNA, 15 Mei 2026)
Seorang pria Australia yang diidentifikasi sebagai Matthew diselamatkan dari sebuah gua terpencil di Kabupaten Taitung pada hari Jumat. (Sumber Foto : CNA, 15 Mei 2026)

Taipei, 15 Mei (CNA) Seorang pria asal Australia yang terdampar selama tujuh hari di sebuah gua di tebing Pegunungan Pesisir Taiwan bagian timur berhasil diselamatkan hari Jumat (15/5) setelah tim pencari menggunakan pesawat nirawak (drone) dan mengikuti suara saksofonnya untuk menemukannya.

Pria berusia 50 tahun tersebut, yang diidentifikasi bernama Matthew, berhasil dikawal turun gunung dengan selamat oleh petugas penyelamat dari Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Taitung setelah operasi yang sulit selama beberapa hari di medan terjal dan cuaca buruk.

"Ini sebuah keajaiban. Terima kasih Taiwan," kata Matthew setelah kembali ke jalan raya pesisir bersama para penyelamat dan anggota keluarganya, berulang kali mengucapkan terima kasih kepada tim pencari.

Matthew mengatakan kepada wartawan bahwa ia menghabiskan tujuh hari di pegunungan tanpa makanan, sepatu, atau perangkat elektronik, dan bertahan hidup dengan mencari air.

• Pria Australia ditemukan selamat di gua Taitung pasca dilaporkan hilang

Ia mengatakan awalnya sedang mendaki di atas area tebing, namun turun ke jurang setelah merasa haus. Namun, saat mencoba kembali, ia mendapati jalur terlalu curam untuk didaki kembali.

Matthew mengatakan bahwa ketika ia merasa hampir menyerah, ia memainkan saksofonnya dengan harapan seseorang akan mendengarnya. Ia juga membaca Alkitab sambil menunggu untuk diselamatkan, percaya bahwa Tuhan akan mengirimkan pertolongan.

Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Taitung mengatakan menerima laporan hari Senin bahwa seorang warga negara asing hilang di pegunungan Desa Donghe. Tim penyelamat, relawan pemadam kebakaran, dan petugas kehutanan kemudian mendirikan pos komando depan.

Pada Selasa, tim penyelamat menggunakan drone untuk menemukan Matthew di dalam gua dekat aliran sungai pegunungan di sisi tebing.

Hujan deras, jalur yang runtuh, dan medan yang tidak stabil mempersulit upaya penyelamatan dan mencegah operasi helikopter, kata pihak berwenang.

Sebagai gantinya, drone digunakan untuk menjatuhkan makanan dan perlengkapan sementara tim penyelamat maju dengan berjalan kaki dari dua arah.

Tim penyelamat mencapai Matthew pada Kamis malam, namun hujan, vegetasi lebat, dan medan berbahaya memaksa mereka berkemah semalam sebelum mengawalnya turun gunung hari Jumat.

Biro pemadam kebakaran mengatakan curah hujan baru-baru ini kemungkinan membantu Matthew bertahan hidup dengan menyediakan air, sementara gua melindunginya dari angin dan hujan, sehingga mencegah hipotermia.

Pejabat mengatakan drone memainkan peran penting dalam operasi ini, membantu tim penyelamat melakukan pencarian udara, memetakan rute, dan mengirimkan perlengkapan di medan terpencil dengan komunikasi yang buruk.

Dalam operasi lima hari, pihak berwenang mengerahkan 33 kendaraan penyelamat dan 144 personel penyelamat, kata biro tersebut.

Teman dan pendeta Matthew, Kao Yung-hsu (高永旭), mengatakan Matthew senang mendaki sendirian dan dikenal secara lokal karena menjadi relawan dalam pekerjaan bantuan bencana di komunitas adat terpencil dan Hualien.

Kao mengatakan tim penyelamat dapat menentukan lokasi Matthew sebagian karena ia memainkan saksofonnya setelah mendengar orang-orang memanggil namanya di pegunungan.

"Itu bekerja seperti peluit," kata Kao.

Matthew masuk ke pegunungan sendirian pada 9 Mei dengan membawa saksofon dan Alkitab. Keluarga dan teman-temannya melaporkan ia hilang setelah tidak kembali ke rumah.

(Oleh Tyson Lu, Lee Hsin-Yin, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.