Thinking Taiwan luncurkan kembali edisi bahasa Inggris di tengah ketidakpastian global

15/05/2026 11:09(Diperbaharui 15/05/2026 11:09)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Tangkapan layar halaman edisi bahasa Inggris dari Thinking Taiwan)
(Sumber Foto : Tangkapan layar halaman edisi bahasa Inggris dari Thinking Taiwan)

Taipei, 15 Mei (CNA) Thinking Taiwan, sebuah platform daring berbasis di Taiwan yang didirikan oleh mantan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), meluncurkan kembali edisi bahasa Inggrisnya dengan fokus pada kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya polarisasi dan ketidakpastian global.

Pertama kali diluncurkan pada tahun 2014, edisi bahasa Inggris ini bertujuan untuk mendorong "diskusi yang rasional, pragmatis, dan produktif" dengan mempertemukan para akademisi, pakar kebijakan, dan peneliti lembaga pemikir dari seluruh dunia, menurut siaran pers yang dirilis hari Jumat (15/5).

Edisi bahasa Inggris yang diluncurkan kembali ini akan berfokus pada tiga bidang utama -- keamanan regional, ekonomi politik internasional, dan isu-isu terkait Tiongkok -- sambil mempromosikan dialog tentang perkembangan di kawasan Indo-Pasifik, demikian pernyataan tersebut.

Di antara kontributor pertama yang ditampilkan di platform ini adalah ilmuwan politik Andrew J. Nathan, yang mengkaji sistem politik Tiongkok melalui konsep "stabilitas yang rapuh."

Kontributor lainnya termasuk Roy Lee (李淳), mantan perwakilan Taiwan untuk Uni Eropa dan mantan wakil menteri luar negeri, yang menganalisis rantai pasokan semikonduktor Taiwan di tengah meningkatnya persaingan AS-Tiongkok, serta Daniel Twining, yang membahas peran Taiwan sebagai demokrasi garis depan di Asia.

Daftar awal juga menampilkan Gray Sergeant, yang karyanya berfokus pada hubungan keamanan Indo-Pasifik dan Euro-Atlantik, serta Athena Tong, yang meneliti ketahanan infrastruktur kabel bawah laut Taiwan.

Platform ini mengatakan berencana untuk terus bekerja sama dengan para akademisi dan lembaga pemikir internasional sambil mempromosikan pertukaran antara Taiwan dan komunitas global melalui analisis orisinal dan konten terjemahan.

Peluncuran kembali ini terjadi setelah Tsai menyatakan dalam sebuah postingan Facebook pada Oktober 2025 bahwa edisi bahasa Mandarin Thinking Taiwan, yang didirikan di bawah Yayasan Thinking Taiwan pada tahun 2012, akan diperbarui dan diterbitkan kembali.

Platform ini menerbitkan artikel kiriman dari masyarakat yang mencakup berbagai topik mulai dari kebijakan publik dan isu terkini hingga budaya dan isu-isu sipil. Edisi bahasa Inggris kemudian diperkenalkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan visibilitas internasional Taiwan.

(Oleh Chao Yen-hsiang dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.