Kenangan Coffee buka gerai perdana di Taiwan

07/04/2026 17:41(Diperbaharui 07/04/2026 18:07)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)
(Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)

Taipei, 7 Apr. (CNA) Peritel kopi asal Indonesia, Kenangan Coffee, resmi membuka gerai perdananya di Taiwan yang berlokasi di pusat perbelanjaan Shin Kong Mitsukoshi A11, Taipei, menandai ekspansi merek tersebut ke pasar setempat.

Gerai ini telah memulai operasional sejak 28 Maret 2026, sementara seremoni pembukaan resmi dengan pemotongan pita diselenggarakan pada Selasa (7/4).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo, Group CEO dan Co-Founder Kenangan Coffee Edward Tirtanata, Co-Founder Kenangan Coffee Taiwan Peter Wu, serta General Manager BRI Taipei Andik Kurniawan.

Dalam wawancara bersama CNA, Arif menyampaikan bahwa ia berharap kehadiran Kenangan Coffee di Taiwan dapat mendorong peningkatan ekspor produk Indonesia ke Taiwan.

Project Management Specialist Kenangan Coffee, Helen, menyampaikan bahwa cita rasa kopi di Taiwan disesuaikan dengan preferensi pasar lokal. Ia menjelaskan bahwa rasa kopi di Indonesia cenderung lebih kuat, sementara di Taiwan telah disesuaikan agar lebih sesuai dengan selera konsumen lokal.

Helen menambahkan bahwa selama periode pembukaan awal, jumlah pesanan mencapai sekitar 350 pesanan per hari pada akhir pekan dan sekitar 250 pesanan per hari pada hari kerja. Menurutnya, capaian tersebut telah memenuhi bahkan melampaui target awal perusahaan, dengan antrean pengunjung yang cukup panjang sejak hari-hari pertama pembukaan.

Co-Founder Kenangan Coffee Taiwan Peter Wu (kedua dari kiri), Group CEO dan Co-Founder Kenangan Coffee Edward Tirtanata (tengah), dan Kepala KDEI Taipei Arif Sulistyo (ketiga dari kanan) menghadiri acara pembukaan resmi dengan pemotongan pita pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)
Co-Founder Kenangan Coffee Taiwan Peter Wu (kedua dari kiri), Group CEO dan Co-Founder Kenangan Coffee Edward Tirtanata (tengah), dan Kepala KDEI Taipei Arif Sulistyo (ketiga dari kanan) menghadiri acara pembukaan resmi dengan pemotongan pita pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)

Sementara itu, seorang barista asal Indonesia di gerai tersebut menyebutkan bahwa konsumen Taiwan cenderung memesan kopi jenis Americano, sedangkan pelanggan asal Indonesia lebih memilih minuman seperti Jasmine Velvet Latte.

Edward Tirtanata menyampaikan bahwa ekspansi ke Taiwan dilandasi oleh besarnya potensi pasar kopi di wilayah tersebut. Ia menilai ukuran pasar kopi di Taiwan lebih besar dibandingkan dengan Indonesia, serta didukung oleh keberadaan komunitas Indonesia yang signifikan, sehingga membuka peluang pertumbuhan yang luas bagi perusahaan.

Peter Wu menyebutkan bahwa Taiwan merupakan pasar internasional ketujuh bagi Kenangan Coffee. Ia mengatakan ekspansi ke Taiwan didorong oleh pertumbuhan pesat merek tersebut serta kemampuannya bersaing dengan jaringan kopi internasional di Indonesia.

Produk Indonesia pada dasarnya telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Taiwan, sehingga pihaknya berupaya menghadirkan salah satu merek kopi Indonesia terbaik ke pasar tersebut, ujar Peter.

(Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)
(Sumber Foto : CNA, 7 April 2026)

Pembukaan resmi Kenangan Coffee dijadwalkan berlangsung pada Jumat. Dalam rangka perayaan tersebut, varian khusus Pistachio Macchiato akan tersedia secara terbatas dari Jumat hingga Minggu dengan promosi beli satu gratis satu. Menu ikonik Kopi Kenangan Mantan yang populer di Indonesia juga tetap dihadirkan di gerai Taiwan dengan nama Kenangan Latte.

(Oleh Jennifer Aurelia)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.