'Taiwan Travelogue' raih International Booker Prize 2026

20/05/2026 11:24(Diperbaharui 20/05/2026 11:24)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Penulis Taiwan Yang Shuang-zi (kiri) dan penerjemah Lin King memenangkan International Booker Prize 2026 dengan novel "Taiwan Travelogue" di London pada hari Selasa (waktu setempat). (Sumber Foto : YouTube Booker Prizes)
Penulis Taiwan Yang Shuang-zi (kiri) dan penerjemah Lin King memenangkan International Booker Prize 2026 dengan novel "Taiwan Travelogue" di London pada hari Selasa (waktu setempat). (Sumber Foto : YouTube Booker Prizes)

Taipei, 20 Mei (CNA) "Taiwan Travelogue" (臺灣漫遊錄), sebuah novel karya penulis Taiwan Yang Shuang-zi (楊双子) dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Lin King (金翎), telah memenangkan International Booker Prize 2026, menjadi karya Taiwan pertama yang memenangkan penghargaan tersebut.

Kemenangan ini, yang diumumkan hari Selasa di London, terjadi setelah terjemahan King atas novel tersebut menerima U.S. National Book Award 2024 untuk Sastra Terjemahan, juga menjadi yang pertama bagi sastra Taiwan.

Novel ini sudah mencatat sejarah awal tahun ini ketika menjadi karya penulis Taiwan pertama yang masuk daftar pendek International Booker Prize.

(Sumber Foto : penerbit And Other Stories)
(Sumber Foto : penerbit And Other Stories)

Pertama kali diterbitkan pada tahun 2020, "Taiwan Travelogue" adalah karya fiksi sejarah yang berlatar tahun 1938 selama era kolonial Jepang di Taiwan.

Novel ini mengikuti persahabatan antara seorang wanita Taiwan dan seorang wanita Jepang melalui perjalanan kuliner dan kereta api melintasi Taiwan, mengeksplorasi pertanyaan tentang identitas, kekaisaran, dan pertukaran budaya.

International Booker Prize yang diadakan setiap tahun mengakui karya fiksi yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di Inggris atau Irlandia. Yang dan King akan membagi hadiah sebesar £50.000 (Rp1,18 miliar).

Menurut Booker Prize Foundation, daftar pendek tahun ini menampilkan penulis dan penerjemah dari delapan negara dan karya yang awalnya ditulis dalam lima bahasa.

Jangkauan internasional "Taiwan Travelogue" terus berkembang, dengan hak terjemahan telah dijual ke lebih dari 20 bahasa, termasuk Inggris, Jepang, Korea, Jerman, dan Belanda.

(Oleh Chao Yen-hsiang dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.