Taiwan tolak klaim Trump bahwa negara itu 'mencuri' industri cip AS

22/05/2026 11:16(Diperbaharui 22/05/2026 11:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Unsplash)
Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Unsplash)

Taipei, 22 Mei (CNA) Yuan Eksekutif (Kabinet) hari Kamis (21/5) mengatakan bahwa industri semikonduktor Taiwan adalah "hasil dari pengembangan mandiri yang panjang dan penuh perjuangan oleh perusahaan-perusahaan lokal," menolak klaim pencurian oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Mereka mencuri industri cip kami... Kami kehilangan industri cip kami," kata Trump lagi dalam sebuah wawancara dengan Fox News selama kunjungannya ke Beijing pekan lalu.

Ia juga menyalahkan penurunan industri semikonduktor AS pada kegagalan para pendahulunya untuk memberlakukan tarif hingga 200 persen pada semikonduktor yang diproduksi di Taiwan.

Juru bicara Kabinet Michelle Lee (李慧芝) menolak komentar Trump pada konferensi pers mingguan, dengan mengatakan "Taiwan memasok semikonduktor ke negara-negara di seluruh dunia."

"Itu tidak akan mencapai tingkat daya saing seperti ini jika mengandalkan cara-cara yang tidak sah," katanya.

Lee menambahkan bahwa Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun (鄭麗君) telah menjelaskan kepada negosiator AS selama pembicaraan tarif bahwa industri semikonduktor Taiwan adalah hasil dari pengembangan selama puluhan tahun.

Secara terpisah hari Kamis, Sekretaris Jenderal Kabinet Xavier Chang (張惇涵) mengatakan "Taiwan tidak mencuri cip dari dunia. Taiwan memasok cip ke dunia," ketika ditanya oleh Legislator Kuomintang Hung Mong-kai (洪孟楷) di Parlemen.

Chang mengatakan teknologi yang dikembangkan oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) adalah hasil dari tiga dekade penyempurnaan setelah perjanjian transfer teknologi antara Taiwan dan Radio Corporation of America (RCA).

Pernyataan dari pejabat Kabinet tersebut muncul sehari setelah taipan teknologi Taiwan Robert Tsao (曹興誠), pendiri United Microelectronics Corp. (UMC), mendesak pemerintah Taiwan untuk menanggapi klaim Trump.

Tsao mengatakan tuduhan Trump dapat memiliki implikasi serius karena merupakan isyarat permusuhan diplomatik dan digunakan oleh Trump untuk membenarkan upaya menekan produsen cip Taiwan agar mendirikan fasilitas produksi di Amerika Serikat.

Ia mendesak Kabinet, ITRI, dan TSMC untuk mengadakan konferensi pers yang merinci asal-usul teknologi semikonduktor Taiwan serta puluhan tahun investasi dan R&D yang telah dilakukan untuk membangun industri tersebut guna "meluruskan catatan."

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Tsao mencatat keahlian pembuatan cip Taiwan berasal dari perjanjian transfer teknologi senilai US$3,5 juta (Rp61,9 miliar) dengan RCA pada tahun 1976, di mana Industrial Technology Research Institute (ITRI) memperoleh teknologi manufaktur complementary metal-oxide-semiconductor (CMOS) 7-mikrometer.

(Oleh Sean Lin dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.