Taipei, 18 Jan. (CNA) Sebuah survei yang dirilis pada Jumat (16/1) oleh job bank 1111 mengungkapkan bahwa universitas teratas yang lulusannya paling disukai oleh para pemberi kerja pada tahun 2026 adalah National Taiwan University (NTU).
Setelah NTU, sembilan universitas teratas lainnya adalah National Cheng Kung University, National Taipei University of Technology, National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU), National Taiwan University of Science and Technology, National Tsing Hua University, National Chengchi University, Tamkang University (TKU), National Central University, dan Fu Jen Catholic University.
Job bank tersebut mengatakan NTU kembali ke puncak peringkat tahun ini karena sistem akademiknya yang menyeluruh dan pengetahuan profesional serta kemampuan berpikir yang kuat dari para lulusannya, terutama kemampuan mereka dalam menganalisis dan memecahkan masalah, yang dianggap sebagai kekuatan utama oleh para pemberi kerja.
Meskipun berada di peringkat keempat, 1111 memuji NYCU atas program sains dan tekniknya yang kuat serta banyaknya alumni yang menjadi eksekutif puncak di perusahaan teknologi besar, termasuk Acer, TSMC, MediaTek, dan Asustek Computer.
Sementara itu, TKU menjadi institusi swasta dengan kinerja tertinggi, dengan job bank menyoroti fokusnya pada kecerdasan buatan dan keberlanjutan, pengajaran lintas disiplin, serta keterlibatan sosial, juga kehadiran kuat lulusannya di berbagai industri.
Survei terbaru juga menemukan bahwa sebanyak 53 persen perusahaan lebih memilih merekrut lulusan baru yang memiliki pengalaman paruh waktu, mencerminkan semakin besarnya penekanan pemberi kerja pada kesiapan kerja dan kematangan emosional para rekrutan.
Juru bicara 1111, Huang Jo-wei (黃若薇), mengatakan bahwa perusahaan umumnya percaya mahasiswa yang bekerja sambil kuliah cenderung memiliki keterampilan manajemen diri yang kuat dan sikap belajar yang proaktif, sehingga mereka lebih mampu dengan cepat memahami aturan di tempat kerja, menguasai tuntutan pekerjaan, dan berintegrasi dalam tim.
Survei ini dilakukan dari 28 Agustus hingga 15 Oktober 2025, dengan mengumpulkan 2.153 sampel valid dari para pemberi kerja dan margin kesalahan sebesar plus atau minus 2,97 poin persentase.
Selesai/ja