Kaohsiung, 9 Juli (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyerahkan bendera Olimpiade kepada tim nasional Taiwan dan memberikan bonus sebesar NT$200.000 (Rp 99.937.182) dalam sebuah upacara di Kaohsiung pada hari Selasa (9/7), beberapa minggu sebelum pembukaan Olimpiade di Paris, Prancis.
Berbicara di National Sports Training Center di Kaohsiung, Lai memberi selamat kepada 60 atlet yang mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris, yang diselenggarakan dari 26 Juli hingga 11 Agustus, untuk berkompetisi dalam 16 kategori olahraga, di antaranya menembak, panahan, bulu tangkis, tenis meja, dan tinju.
Ini adalah hasil dari latihan yang tak kenal lelah oleh semua pemain yang berkompetisi, kata Lai, menekankan komitmen pemerintah untuk mendukung atlet Taiwan dalam mengejar prestasi mereka serta membawa kejayaan bagi negara.
Ia mencatat bahwa dukungan yang diberikan untuk tim nasional di Paris akan "Lebih luas" dari sebelumnya, termasuk kantin yang menawarkan masakan Taiwan, fasilitas pelatihan eksklusif bagi atlet Taiwan di ibu kota Prancis tersebut, dan posko medis dengan peralatan terapi oksigen hiperbarik (menghirup oksigen murni di ruangan bertekanan tinggi).
Presiden mendorong atlet untuk "Jangan ragu" dan "Bawa pulang medali saja," mencatat bahwa dalam Olimpiade sebelumnya di Tokyo pada tahun 2021, tim nasional meraih total 12 medali, termasuk dua emas, empat perak, dan enam perunggu.
Pernyataan Lai disampaikan setelah ia menyerahkan bendera Olimpiade kepada Lin Hong-dow (林鴻道), presiden Komite Olimpiade Chinese Taipei, dalam upacara yang menandai kesiapan tim nasional untuk berangkat ke Paris.
Presiden juga memberikan bonus NT$200,000 kepada tim nasional, yang diterima oleh atlet angkat berat Chen Wen-huei (陳玟卉), yang memenangkan medali perunggu dalam kategori 64 kg wanita di Olimpiade Tokyo, atas nama tim.
Taiwan berkompetisi dalam acara olahraga internasional dengan nama "Chinese Taipei," tanpa menggunakan bendera dan lagu kebangsaan Republik Tiongkok, nama resminya, untuk menghindari kemarahan Beijing, yang menganggap Taiwan bagian dari wilayah Republik Rakyat Tiongkok.
Selesai/ ML