OLIMPIADE /Lai persembahkan bendera Olimpiade, dorong atlet berjuang raih medali

09/07/2024 19:34(Diperbaharui 22/07/2024 20:37)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Lai Ching-te memberikan pidato di National Sports Training Center di Kaohsiung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2024)
Presiden Lai Ching-te memberikan pidato di National Sports Training Center di Kaohsiung pada hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2024)

Kaohsiung, 9 Juli (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyerahkan bendera Olimpiade kepada tim nasional Taiwan dan memberikan bonus sebesar NT$200.000 (Rp 99.937.182) dalam sebuah upacara di Kaohsiung pada hari Selasa (9/7), beberapa minggu sebelum pembukaan Olimpiade di Paris, Prancis.

Berbicara di National Sports Training Center di Kaohsiung, Lai memberi selamat kepada 60 atlet yang mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris, yang diselenggarakan dari 26 Juli hingga 11 Agustus, untuk berkompetisi dalam 16 kategori olahraga, di antaranya menembak, panahan, bulu tangkis, tenis meja, dan tinju.

Ini adalah hasil dari latihan yang tak kenal lelah oleh semua pemain yang berkompetisi, kata Lai, menekankan komitmen pemerintah untuk mendukung atlet Taiwan dalam mengejar prestasi mereka serta membawa kejayaan bagi negara.

Ia mencatat bahwa dukungan yang diberikan untuk tim nasional di Paris akan "Lebih luas" dari sebelumnya, termasuk kantin yang menawarkan masakan Taiwan, fasilitas pelatihan eksklusif bagi atlet Taiwan di ibu kota Prancis tersebut, dan posko medis dengan peralatan terapi oksigen hiperbarik (menghirup oksigen murni di ruangan bertekanan tinggi).

Presiden mendorong atlet untuk "Jangan ragu" dan "Bawa pulang medali saja," mencatat bahwa dalam Olimpiade sebelumnya di Tokyo pada tahun 2021, tim nasional meraih total 12 medali, termasuk dua emas, empat perak, dan enam perunggu.

(Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2024)
(Sumber Foto : CNA, 9 Juli 2024)

Pernyataan Lai disampaikan setelah ia menyerahkan bendera Olimpiade kepada Lin Hong-dow (林鴻道), presiden Komite Olimpiade Chinese Taipei, dalam upacara yang menandai kesiapan tim nasional untuk berangkat ke Paris.

Presiden juga memberikan bonus NT$200,000 kepada tim nasional, yang diterima oleh atlet angkat berat Chen Wen-huei (陳玟卉), yang memenangkan medali perunggu dalam kategori 64 kg wanita di Olimpiade Tokyo, atas nama tim.

Taiwan berkompetisi dalam acara olahraga internasional dengan nama "Chinese Taipei," tanpa menggunakan bendera dan lagu kebangsaan Republik Tiongkok, nama resminya, untuk menghindari kemarahan Beijing, yang menganggap Taiwan bagian dari wilayah Republik Rakyat Tiongkok.

(Oleh Li Chien-chung, Teng Pei-ju, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.