Taipei, 12 Agu. (CNA) Seorang warga negara asing yang mabuk dikeluarkan dari penerbangan China Airlines (CAL) tujuan Amsterdam pada Rabu pagi (12/8) setelah ia melecehkan seorang penumpang wanita yang duduk di sebelahnya saat pesawat sedang bersiap untuk lepas landas, menurut Biro Polisi Penerbangan (APB).
Penerbangan CAL CI73 sedang berjalan menuju landasan untuk keberangkatan dari Bandara Internasional Taoyuan Taiwan pada Selasa malam ketika seorang penumpang pria mulai melecehkan wanita yang duduk di sebelahnya.
Kepala pramugari penerbangan tersebut memberitahu pilot, yang kemudian memutuskan untuk kembali ke gerbang dan meminta bantuan polisi.
Hsu Keng-hsin (許庚辛), komandan seksi skuad pertama APB, mengatakan polisi menerima laporan dari CAL pada tengah malam bahwa seorang penumpang pria asing telah menyebabkan keributan saat pesawat sedang berjalan di landasan.
Petugas mengawal pria muda tersebut keluar dari pesawat dan memproses pembatalan izin keberangkatannya. Penumpang tersebut bekerja sama dengan polisi dan tidak menimbulkan masalah lebih lanjut, kata Hsu, yang tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang identitas penumpang tersebut.
Penumpang wanita tersebut mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak ingin mengajukan tuntutan.
Setelah masalah tersebut diselesaikan, penerbangan meninggalkan gerbang di Bandara Internasional Taoyuan pada pukul 1 pagi dan lepas landas pada pukul 1.19 pagi, sekitar dua jam setelah jadwal keberangkatan semula, menurut situs pelacakan penerbangan Flight Aware.
Pesawat tiba di gerbangnya di Amsterdam pada pukul 9.17 pagi, terlambat satu jam 37 menit.
CAL mengatakan pihaknya sangat serius menangani perilaku yang mengganggu dan tidak pantas serta mengikuti prosedur standar dengan segera memberitahu polisi penerbangan.
Maskapai tersebut mengatakan keselamatan dan keamanan penerbangan adalah prioritas utama dan mereka menerapkan toleransi nol terhadap perilaku mengganggu atau tidak rasional di dalam pesawat.