Taipei, 9 Agu. (CNA) Taifun Dolphin membawa angin kencang dan hujan lebat ke Taiwan utara pada Minggu (9/8), menyebabkan ratusan insiden termasuk pohon tumbang, kerusakan bangunan, dan gangguan listrik, sementara tidak ada bencana besar yang dilaporkan.
Hingga pukul 14.00, terdapat 632 laporan insiden terkait taifun, sebagian besar di wilayah utara, menurut Pusat Operasi Darurat Nasional. Dolphin juga telah menyebabkan enam orang di Taiwan terluka per pukul 08.00.
Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) mengatakan Dolphin diperkirakan akan berada pada jarak terdekat dari Taipei pada Minggu sore, membawa embusan kencang dan hujan lebat. Ia memerintahkan instansi kota untuk memprioritaskan upaya pencegahan bencana, penanganan keadaan darurat dan pemulihan.
Di Pelabuhan Perikanan Bitou di Distrik Ruifang, New Taipei, sejumlah besar kayu hanyut terbawa gelombang kuat dan air pasang tinggi masuk ke pelabuhan. Pihak berwenang telah mengerahkan tenaga kerja tambahan untuk mempercepat proses pembersihan.
Di Distrik Fuxing, Taoyuan, hari libur kerja dan sekolah pada Minggu diumumkan sebagai langkah pencegahan. Tidak ada kerusakan yang dilaporkan, tetapi ketinggian air sungai meningkat, sehingga pihak berwenang terlebih dahulu mengerahkan tim perbaikan dan peralatan.
Aktivitas kerja dan kelas juga ditangguhkan di seluruh Kepulauan Matsu, sementara beberapa sekolah di Kabupaten Hsinchu juga menghentikan sementara kegiatan, menurut otoritas setempat.
Dolphin juga mengganggu transportasi. Biro Maritim dan Pelabuhan mengatakan sembilan rute feri dihentikan sementara pada Minggu, sementara Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil melaporkan pembatalan 79 penerbangan domestik serta 115 penerbangan internasional dan lintas Selat Taiwan hingga pukul 10.00.
Pada pukul 14.00, Dolphin berada di sekitar 290 kilometer timur laut Matsu dan bergerak ke barat-barat laut sebelum berbelok ke barat laut dengan kelajuan 17 kilometer per jam, membawa kecepatan angin maksimum berkelanjutan sebesar 119 kilometer per jam, menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat.
CWA tetap mempertahankan peringatan laut untuk perairan di lepas pantai utara Taiwan, menunjukkan kondisi berbahaya akibat taifun diperkirakan akan terjadi di wilayah ini dalam 24 jam ke depan.
Wu Wan-hua (伍婉華), wakil direktur Pusat Prakiraan Cuaca CWA, mengatakan taifun tersebut sedang melemah dan diperkirakan akan diturunkan statusnya menjadi kategori tertinggi dari badai tropis pada Minggu malam.
Badai ini bergerak di utara Taiwan, dengan lingkaran badai mendekati Matsu, dan diperkirakan akan mendarat di Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada Minggu malam dan melewati titik terdekat dengan Matsu antara Minggu malam dan Senin pagi, kata Wu.
Jika jalur prakiraan tetap, peringatan laut dapat dicabut paling cepat pada Senin pagi, tergantung seberapa cepat badai melemah dan sirkulasinya menyusut, tambahnya.
Hingga pukul 11.00, Taipei mencatat curah hujan akumulatif tertinggi sebesar 291 milimeter, diikuti Taichung dengan 218 milimeter.
CWA memperingatkan hujan deras di daerah pegunungan Taipei, Hsinchu, dan Miaoli, dengan hujan lebat juga diperkirakan terjadi di wilayah utara Taichung dan pantai utara Keelung.
Embusan angin kencang dengan kekuatan skala Beaufort 8 (63-75 kilometer per jam) atau lebih diperkirakan terjadi dari Tainan ke utara, serta di Pingtung, Yilan, Taitung, Penghu, dan Matsu.
Curah hujan di Taiwan utara diperkirakan akan mereda mulai Minggu malam, tetapi angin barat daya yang menguat dikombinasikan dengan sirkulasi luar Dolphin diperkirakan akan membawa hujan lebat ke Taiwan selatan mulai Minggu malam hingga Senin, menurut CWA.
Hujan lebat lokal juga mungkin terjadi pada Senin sore di wilayah Taipei dan sekitarnya serta daerah pegunungan utara, menurut ditjen tersebut.
Dari Selasa hingga Kamis, cuaca tidak stabil yang terkait dengan angin barat daya dan sistem tekanan rendah diperkirakan akan membawa hujan sesekali ke Taiwan tengah dan selatan, dengan badai petir sore di tempat lain dan hujan lebat lokal mungkin terjadi di daerah pegunungan utara.
CWA juga memperingatkan gelombang tinggi di sepanjang pantai Keelung, New Taipei, dan Matsu, dengan gelombang melebihi 3 meter di perairan utara Taiwan, Selat Taiwan utara, dan Taiwan timur.
Dengan pasang tinggi yang bertepatan dengan badai, daerah pesisir rendah di sepanjang pantai utara Keelung dan Yilan harus tetap waspada terhadap genangan air laut dan banjir lokal, kata CWA.
Secara terpisah, CWA mengeluarkan peringatan hujan lebat yang mencakup 12 kota dan kabupaten, memperingatkan petir, embusan angin kencang, tanah longsor, guguran batu, aliran puing, sungai meluap, dan banjir di daerah rendah.
(Oleh Yang Shu-min, Wang Hung-kuo, Wu Jui-chi, Yu Hsiao-han, Lee Hsin-Yin, Chang Hsiung-feng, Evelyn Kao, dan Jason Cahyadi)
Selesai/