CDC Taiwan: Kasus flu akan capai puncaknya pada pertengahan September

12/08/2026 09:51(Diperbaharui 12/08/2026 09:52)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 12 Agu. (CNA) Influenza diperkirakan akan mencapai puncaknya pada pertengahan September setelah kunjungan rawat jalan dan ruang gawat darurat terkait flu mencapai 10,5 persen dari seluruh kunjungan pekan lalu, kata Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan (CDC) hari Selasa (11/8).

Jumlah kunjungan rawat jalan dan ruang gawat darurat telah meningkat secara bertahap selama empat pekan terakhir setelah adanya lonjakan pada awal Juli, sehingga tingkatnya mendekati ambang epidemi, ujar juru bicara CDC Lin Ming-cheng (林明誠) dalam konferensi pers.

Sebagian besar pasien adalah anak-anak kecil dan orang berusia 65 tahun ke atas, kata Lin.

Ada juga peningkatan simultan dalam klaster infeksi saluran pernapasan atas, dengan klaster influenza positif sebagian besar terdeteksi positif untuk tipe A dan terutama terkonsentrasi di daerah padat penduduk, tambahnya.

Pengawasan virus di komunitas baru-baru ini menunjukkan bahwa Tipe A (H1N1) adalah strain yang paling umum, menyumbang 57 persen dari kasus virus influenza yang terdeteksi, lanjutnya.

Menurut data CDC, orang yang belum divaksinasi berusia 65 tahun ke atas dengan penyakit kronis menyumbang sebagian besar kasus berat dan kematian.

Dimulainya kembali sekolah pada bulan September diperkirakan akan mempercepat penularan, sehingga CDC memperkirakan influenza mungkin akan mencapai puncaknya pada pertengahan September, kata Lin.

Obat flu yang didanai pemerintah tersedia di sekitar 4.000 klinik dan rumah sakit yang bekerja sama di seluruh negeri, ujar Lin, sambil mengimbau orang yang mengalami gejala untuk segera mencari pertolongan medis.

Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan, Lee Chia-lin, berbicara pada konferensi pers di Taipei hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 11 Agustus 2026). 
Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan, Lee Chia-lin, berbicara pada konferensi pers di Taipei hari Selasa. (Sumber Foto : CNA, 11 Agustus 2026). 

Pada Selasa, CDC juga mengatakan Taiwan mencatat 14 kematian akibat COVID-19 dan 72 kasus dengan komplikasi berat antara 4 hingga 10 Agustus, jumlah mingguan tertinggi selama gelombang COVID-19 domestik saat ini.

Dalam konferensi pers rutin, Wakil Direktur Pusat Intelijen Epidemi CDC, Lee Chia-lin (李佳琳), mengatakan bahwa sejak Oktober tahun lalu, Taiwan telah mencatat 337 kasus COVID-19 domestik dengan komplikasi berat, termasuk 42 kematian.

CDC mengatakan terdapat 24.645 kunjungan rawat jalan dan ruang gawat darurat terkait COVID-19 antara 2 hingga 8 Agustus, naik 27,6 persen dari 19.307 pada pekan sebelumnya.

CDC merevisi perkiraan maksimum kunjungan rawat jalan dan ruang gawat darurat mingguan menjadi 27.000 dari proyeksi sebelumnya sebesar 51.000 yang dibuat pada akhir Juli, sambil memperkirakan gelombang wabah saat ini akan mencapai puncaknya antara pertengahan Agustus hingga akhir Agustus.

Sekitar 140.000 dosis vaksin COVID-19 masih tersimpan. Semua 37.000 dosis vaksin yang saat ini dimiliki CDC akan kedaluwarsa pada 9 September dan akan didistribusikan hari Kamis ke pemerintah daerah setelah dikeluarkan dari penyimpanan dingin, katanya.

Secara global, kata Lee, tingkat positif COVID-19 telah meningkat, dengan kenaikan dilaporkan di Eropa dan Afrika, sementara wilayah Pasifik Barat tetap stabil.

Infeksi COVID-19 meningkat di Tiongkok, Thailand, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang, sementara menurun di Hong Kong, katanya, seraya mencatat bahwa varian COVID-19 dominan secara global adalah NB.1.8.1, XFG, dan JN.1, sementara PQ.16.1.1 adalah varian dominan di Taiwan, menurut CDC.

(Oleh Shen Pei-yao, Lee Chieh-yu, Shih Hsiu-chuan, Miralux, Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.