Taipei, 12 Agu. (CNA) Perdana Menteri Saint Vincent and the Grenadines (SVG) yang sedang berkunjung, Godwin Friday, berjanji pada Selasa (11/8) bahwa pemerintahan barunya siap untuk membuka "babak berikutnya" dalam hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung selama 45 tahun, sambil menyerukan peningkatan investasi Taiwan untuk semakin memperkuat hubungan bilateral.
Berbicara pada upacara penyambutan militer yang dipimpin oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德) di Taipei selama kunjungan pertamanya ke Taiwan sejak menjabat pada akhir 2025, Friday mengatakan bahwa lebih dari empat dekade hubungan diplomatik telah membangun fondasi yang kuat untuk kerja sama di masa depan.
"Saint Vincent and the Grenadines masih merupakan negara muda ketika kami memulai hubungan kami pada 15 Agustus 1981, setelah memperoleh kemerdekaan politik kurang dari dua tahun sebelumnya."
Mengenang dekade hubungan tersebut, Friday mengatakan kedua negara telah menjadi lebih dari sekadar teman.
"Kami adalah mitra di dunia yang belum memungkinkan Taiwan untuk berkontribusi sepenuhnya di forum internasional dan organisasi penting," katanya.
Ia berterima kasih kepada Taiwan atas investasinya di SVG dan rakyatnya selama 45 tahun terakhir.
Friday juga berjanji bahwa pemerintahannya akan terus mendukung upaya Taiwan untuk berpartisipasi dalam forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan-badan khususnya, serta organisasi seperti Interpol.
Dalam rangka memperingati hari jadi tersebut, Friday mengatakan bahwa pemerintah barunya telah mengidentifikasi empat pilar untuk pengembangan ekonomi di masa depan: pertanian, pariwisata, ekonomi biru, dan ekonomi baru.
Ia mengatakan ekonomi biru mencakup perikanan, marina, dan industri maritim lainnya, sementara ekonomi baru mencakup olahraga, industri kreatif, hiburan, dan teknologi informasi.
"Saint Vincent and the Grenadines menyambut investor di setiap sektor, khususnya yang baru saja saya sebutkan," katanya, seraya menambahkan bahwa bahkan investasi yang sederhana "dapat memberikan dampak besar dalam menciptakan lebih banyak peluang dan menyediakan lapangan kerja yang baik bagi rakyat kami."
"Saya siap bekerja sama dengan Anda untuk menulis babak berikutnya dari hubungan 45 tahun ini. Saya siap untuk bermitra," katanya.
Presiden Lai menyambut Friday dengan upacara kehormatan militer di depan Kantor Kepresidenan yang mencakup tembakan kehormatan 21 meriam.
Presiden berterima kasih kepada Friday karena memilih Taiwan sebagai tujuan luar negeri pertamanya sejak menjabat delapan bulan lalu, dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut menunjukkan "hubungan diplomatik yang kokoh dan kuat" kedua negara kepada komunitas internasional.
Lai mengatakan Taiwan "sangat terharu" atas dukungan teguh SVG terhadap partisipasi internasionalnya dan menghargai persahabatan antara kedua negara saat mereka memperingati hari jadi hubungan diplomatik.
"Ke depan, Taiwan akan terus memperdalam kerja sama dengan Saint Vincent and the Grenadines di semua sektor. Melalui berbagai program, kita dapat terus meningkatkan kesejahteraan kedua bangsa kita," kata Lai.
Friday dan delegasinya tiba di Taiwan pada Selasa pagi untuk kunjungan selama lima hari yang akan berakhir hari Sabtu.
Selama kunjungan tersebut, Friday juga akan menghadiri acara peringatan hari jadi hubungan diplomatik dan berpartisipasi dalam diskusi meja bundar investor yang mempertemukan delegasi Vincentian dan calon investor Taiwan, menurut kedua pemerintah.
Selesai/IF