Kemlu Taiwan kecam Tiongkok atas rencana latihan AL bersama Indonesia di timur Taiwan

12/08/2026 11:39(Diperbaharui 12/08/2026 11:39)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kementerian Luar Negeri Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kementerian Luar Negeri Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 12 Agu. (CNA) Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan hari Rabu (12/8) mengecam keras Tiongkok atas rencananya menggelar latihan angkatan laut bersama Indonesia di perairan sebelah timur Taiwan, menyebut Beijing "kembali mengabaikan norma dan tanggung jawab internasional serta makin meningkatkan ketegangan di kawasan."

"Terkait klaim sepihak Tiongkok bahwa Indonesia akan berpartisipasi dalam apa yang disebut sebagai 'latihan'," Taiwan sejak awal telah mencari informasi dari berbagai pihak mengenai situasi tersebut dan meminta otoritas Indonesia memberikan klarifikasi, kata MOFA dalam sebuah rilis pers.

"Saat ini dapat dipastikan bahwa di antara pihak-pihak terkait di sekitar rantai pulau pertama, hanya pemerintahan Beijing yang melakukan tindakan sepihak semacam ini yang bersifat provokatif, tidak bertanggung jawab, serta menimbulkan keresahan dan ancaman bagi kawasan," kata MOFA.

MOFA mengatakan bahwa "sebagai anggota kawasan yang bertanggung jawab," Taiwan akan tetap berpegang pada "sikap konsistennya" dalam mempertahankan wilayahnya dan menjaga "kedaulatan serta hak-hak berdaulat Taiwan" atas perairan di bagian timurnya.

Taiwan, kata kementerian, juga akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak di kawasan "untuk bersama-sama memastikan kebebasan navigasi di perairan terkait serta keamanan dan stabilitas kawasan."

Dewan Urusan Tiongkok Daratan Taiwan pada Selasa malam juga melontarkan kecaman serupa, menyebut latihan ini "provokasi militer" yang melanggar kedaulatan Taiwan dan mengancam keamanan kawasan, serta mendesak Beijing "segera menghentikan tindakan berbahaya yang merusak status quo tersebut."

Baca juga: MAC kecam Tiongkok atas rencana latihan AL bersama Indonesia di timur Taiwan

Kementerian Pertahanan Tiongkok pada Selasa pukul 17.08 mengumumkan bahwa sebuah kapal Angkatan Laut Tiongkok dan sebuah fregat Angkatan Laut Indonesia akan menggelar "latihan pelayaran" di perairan sebelah timur Taiwan pada pertengahan Agustus.

Latihan tersebut akan berfokus pada serangkaian kegiatan pelatihan, seperti latihan komunikasi dan pengisian kembali perbekalan di laut, kata kementerian tersebut.

Kementerian mengatakan latihan itu bertujuan meningkatkan kemampuan kedua angkatan laut dalam melaksanakan operasi bersama, memperdalam kerja sama praktis, serta "bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan."

Pengumuman Tiongkok tidak menyebutkan lokasi maupun durasi latihan secara spesifik, atau seberapa jauh kapal-kapal yang berpartisipasi akan beroperasi dari Taiwan.

Tiongkok mengeluarkan pengumuman ini saat Taiwan sedang menggelar latihan tembak langsung Han Kuang, latihan perang tahunan utamanya sejak 1984, yang bertujuan untuk menguji kesiapan tempur dalam menghadapi kemungkinan invasi Tiongkok.

Selama Han Kuang, yang latihan tembak langsungnya tahun ini dimulai pada 5 Agustus dan dijadwalkan berlangsung sepuluh hari sembilan malam, militer Taiwan memobilisasi pasukan di setiap matra dan alutsistanya di seantero negeri untuk melakukan berbagai simulasi.

CNA telah menghubungi pihak berwenang Indonesia untuk meminta komentar, tetapi belum menerima tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Republik Tiongkok (Taiwan) dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi kedua negara memiliki kantor perwakilan di ibu kota masing-masing serta hubungan ekonomi dan ketenagakerjaan yang luas.

Nilai perdagangan bilateral mencapai US$11,27 miliar (Rp201,5 triliun) pada 2025, sementara lebih dari 335.000 pekerja migran Indonesia berada di Taiwan per akhir Juni tahun ini, menurut statistik pemerintah Taiwan.

(Oleh Jason Cahyadi dan Sunny Lai)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.