Taiwan raih medali di kompetisi seluncur indah Asia di Indonesia

07/08/2026 12:17(Diperbaharui 07/08/2026 12:17)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Para atlet seluncur indah Taiwan di Asian Open Figure Skating Trophy 2026 di Jakarta, Indonesia. (Sumber Foto : CTSU)
Para atlet seluncur indah Taiwan di Asian Open Figure Skating Trophy 2026 di Jakarta, Indonesia. (Sumber Foto : CTSU)

Jakarta, 7 Agu. (CNA) Para atlet seluncur indah dari Taiwan meraih beberapa medali, termasuk satu emas di sebuah kompetisi seluncur indah di Indonesia, kata Sekretaris Jenderal Chinese Taipei Skating Union (CTSU) Andrew Huang (黃嘉德), Kamis (6/8).

Berbicara kepada CNA, Huang mengatakan dari 21 atlet, Taiwan meraih 1 emas, 5 perak, dan 2 perunggu di 2026 Asian Open Figure Skating Trophy, yang diadakan dari Sabtu hingga Rabu di Oasis Centre Arena, Jakarta.

Satu-satunya medali emas Taiwan diraih oleh Lin Jing-jie (林靖倢) di kategori Basic Novice Putra dengan skor 44,28, unggul 4,95 poin dari rekan senegaranya Cheng Yu-ting (鄭祐霆), yang meraih perak dengan 39,33.

Di divisi putri kategori Basic Novice, Siena Chen (陳瀅心) dari Taiwan meraih medali perak dengan skor 40,93 poin.

Tiga medali perak lainnya yang diraih Taiwan pada kompetisi ini adalah di Advanced Novice Putra oleh Lin Wei-ran (林蔚然) dengan 106,64 poin, Intermediate Novice Putri oleh Lin Yu-hsin (林榆芯) dengan 40,81, dan di kategori Putri oleh Tsai Yu-feng (蔡玉鳳) dengan 154,28.

Untuk dua medali perunggu Taiwan, Lee Hsu-heng (李旭珩) meraih perunggu di kategori  Advanced Novice Putra dengan skor 88,71 poin, sementara Li Yu-hsiang (李宇翔) menempati posisi ketiga di kategori Putra dengan 196,67 poin.

Mengenai pencapaian Taiwan, Huang mengatakan bahwa negara tersebut tampil cukup baik di divisi usia muda.

Namun, persaingan dari negara seperti Jepang dan Korea Selatan lebih ketat di divisi usia yang lebih tua, ujarnya, seraya menambahkan bahwa sebagai respons terhadap tingkat kesulitan yang lebih tinggi, CTSU akan mengatur agar atlet Taiwan berkompetisi di lebih banyak tantangan internasional untuk mendapatkan pengalaman dan mengasah kemampuan mereka.

Senada dengan Huang, pelatih tim Taiwan Tsao Chih-I (曹志禕) mengatakan bahwa karena Taiwan memiliki pilihan arena es yang terbatas di musim panas, tim akan pindah ke luar negeri untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang internasional mendatang.

Pemain seluncur indah Taiwan, Juan Wei-te (kanan) dan pelatih tim Tsao Chih-i (kiri) di Asian Open Figure Skating Trophy 2026 di Jakarta, Indonesia. (Sumber Foto : CNA, 6 Agustus 2026)
Pemain seluncur indah Taiwan, Juan Wei-te (kanan) dan pelatih tim Tsao Chih-i (kiri) di Asian Open Figure Skating Trophy 2026 di Jakarta, Indonesia. (Sumber Foto : CNA, 6 Agustus 2026)

Di antara para atlet yang bertanding, Juan Wei-te (阮維德), yang menempati posisi kesembilan di kategori Junior Putra dengan 131,69 poin.

Juan, yang meraih emas di kategori Intermediate Novice Putra pada edisi 2025 kompetisi di Kota Pasay, Filipina, mengatakan kepada CNA bahwa ia merasa gugup bertanding di divisi usia yang lebih tua, namun ia telah berusaha sebaik mungkin untuk mewakili Taiwan.

Ia juga mencatat bahwa bertanding di tingkat yang lebih tinggi memberinya lebih banyak kesempatan untuk berkompetisi di ajang internasional dan melawan atlet dari seluruh dunia, seraya menambahkan bahwa salah satu tujuan kariernya adalah menguasai lompatan empat putaran (quadruple jump).

Huang juga mengatakan kepada CNA bahwa CTSU telah menyampaikan keinginan Taiwan untuk menjadi tuan rumah Asian Open Figure Skating Trophy tahun depan kepada International Skating Union, dengan harapan dapat membantu negara tersebut mendapatkan lebih banyak pengakuan melalui kompetisi olahraga internasional.

Oasis Centre Arena di Jakarta, Indonesia, menjadi tempat penyelenggaraan Asian Open Figure Skating Trophy 2026. (Sumber Foto : CNA, 6 Agustus 2026)
Oasis Centre Arena di Jakarta, Indonesia, menjadi tempat penyelenggaraan Asian Open Figure Skating Trophy 2026. (Sumber Foto : CNA, 6 Agustus 2026)

(Oleh Gwyneth Sharon, pemagang Gabi Huang, James Lo, dan Jennifer Aurelia)  

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.