Taipei, 6 Agu. (CNA) Tim pengabdian masyarakat Chang Jung Christian University (CJCU) menggelar lokakarya pembuatan pembalut kain dan pijat titik akupresur, pemeriksaan kesehatan masyarakat, dan kegiatan bersih pantai di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia, yang secara total menarik sekitar 150 peserta, kata CJCU.
Melanjutkan hasil pertukaran pertama ke Indonesia pada tahun lalu, dosen dan mahasiswa lintas departemen CJCU mengunjungi provinsi tersebut dengan mengusung tiga fokus utama, yakni promosi kesehatan, pendidikan lingkungan, dan partisipasi masyarakat, kata pihak universitas dalam rilis pers.
Lokakarya CARE yang dibawa tim CJCU mengangkat tema kesehatan perempuan dengan memadukan pelatihan menjahit pembalut kain dan pijat titik akupresur, guna meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi.
Kegiatan ini juga mengampanyekan penggunaan pembalut kain yang dapat digunakan kembali, sehingga mampu mengurangi limbah, menekan biaya hidup, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan, kata CJCU.
Sementara itu, layanan promosi kesehatan yang dijalankan mahasiswa keperawatan, mahasiswa internasional, dan relawan lokal memberikan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat kepada warga, disertai edukasi mengenai kesehatan perempuan dan pencegahan penyakit kronis, kata CJCU.
Tim juga mengunjungi Kampung Sauwandarek untuk melakukan kegiatan membersihkan pantai bersama anak-anak setempat. Melalui aksi memungut sampah di pesisir, mereka diajak memahami pentingnya pelestarian laut, kata pihak universitas.
Tim juga mengadakan pembelajaran bahasa Inggris dan kegiatan pertukaran budaya, sehingga mahasiswa Taiwan dan anak-anak Indonesia dapat saling berbagi pengalaman hidup, membangun persahabatan yang melampaui perbedaan, sekaligus mewujudkan semangat saling belajar dalam pendidikan internasional, kata CJCU.
Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Shih Pei-yi (施珮儀) mengatakan pengalaman ini memberinya kesempatan mengenal budaya dan cara hidup yang berbeda, serta tidak hanya memperluas wawasan internasionalnya, tetapi juga membuatnya semakin memahami pentingnya layanan kesehatan dan pembangunan berkelanjutan.
CJCU mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara ini mengusung CARE sebagai konsep utama, yang mencakup empat aspek, yaitu kepedulian terhadap komunitas, perempuan, dan lingkungan serta pendidikan keberlanjutan.
Melalui promosi kesehatan, pendidikan lingkungan, dan kerja sama lintas budaya, kata CJCU, pihak universitas membawa pengalaman Taiwan dalam pengembangan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan ke tingkat internasional.
Di saat yang sama, proses saling belajar bersama mitra di Indonesia juga menunjukkan hasil nyata pelaksanaan tanggung jawab sosial perguruan tinggi sekaligus mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), tambah CJCU.
Ke depannya, kata CJCU, pihaknya akan terus memperdalam kerja sama internasional agar semangat mendorong CARE untuk menjangkau "ribuan kilometer" ini dapat berakar di lebih banyak negara, demi bersama-sama mewujudkan masa depan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Selesai/ja