Taipei, 18 Juni (CNA) Setelah hadir di Taipei di Taiwan utara dan Kaohsiung di selatan, sebuah kantor perekrutan langsung pekerja migran di Kabupaten Changhua telah mulai beroperasi pada Rabu (17/6) untuk lebih menjangkau para pengguna di wilayah tengah, kata Direktorat Jenderal Pengembangan Tenaga Kerja (WDA).
Dalam rilis pers, WDA mengatakan pusat layanan untuk wilayah Taichung serta kabupaten Changhua dan Nantou ini menempatkan petugas untuk membantu pemberi kerja dalam verifikasi identitas, pengisian formulir, persiapan dokumen, pengoperasian sistem, serta konsultasi terkait proses perekrutan langsung.
Mereka juga akan secara proaktif mengingatkan jadwal penting melalui telepon, pesan singkat, atau surat elektronik, sehingga dapat mengurangi beban administratif selama proses pengajuan, kata ditjen tersebut.
WDA menambahkan bahwa apabila pekerja migran mengalami kendala bahasa selama proses pengajuan, bantuan penerjemahan dalam berbagai bahasa, termasuk Mandarin, Inggris, Vietnam, Tailan, dan Indonesia, juga tersedia dan dapat diberikan secara langsung guna meningkatkan efisiensi pengurusan.
Pusat layanan untuk wilayah Taichung, Changhua, dan Nantou ini berlokasi di lantai 2 Jalan Zhongshan Bagian 2 No. 838, Kota Changhua.
Sejak memulai percobaan pada 30 Januari hingga akhir Mei, pusat ini telah melayani lebih dari 700 kunjungan, dengan sekitar 80 persen di antaranya merupakan konsultasi pemberi kerja, yang menunjukkan kebutuhan masyarakat atas sistem perekrutan langsung dan layanan terkait terus meningkat, menurut WDA.
Selain itu, hampir 80 persen isi konsultasi berkaitan dengan perekrutan perawat rumah tangga migran, yang juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan perawatan keluarga seiring dengan bertambah tuanya populasi masyarakat, menurut WDA.
WDA menyatakan bahwa setelah resmi beroperasi, pusat ini akan terus memanfaatkan sumber daya layanan lokal, menyempurnakan proses pelayanan, serta memperkuat layanan digital guna membantu lebih banyak pemberi kerja dan pekerja migran memanfaatkan sistem perekrutan langsung.
WDA mengatakan sistem perekrutan langsung dapat mengurangi biaya jasa agensi dengan memungkinkan pemberi kerja mengurus sendiri proses perekrutan pekerja migran, serta bisa mengurangi beban administratif baik bagi majikan maupun pekerja melalui proses yang lebih transparan dan praktis.
(Oleh Elly Wu dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF