Taiwan luluskan 491 mahasiswa internasional angkatan pertama INTENSE Program

12/06/2026 15:28(Diperbaharui 12/06/2026 15:28)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pelepasan 491 mahasiswa angkatan pertama INTENSE Program Taiwan yang digelar Kementerian Pendidikan, Kamis. (Sumber Foto : CNA, 11 Juni 2026)
Pelepasan 491 mahasiswa angkatan pertama INTENSE Program Taiwan yang digelar Kementerian Pendidikan, Kamis. (Sumber Foto : CNA, 11 Juni 2026)

Taipei, 12 Jun. (CNA) Sebanyak 491 mahasiswa internasional angkatan pertama Industrial Talents Education Special Program (INTENSE Program) telah lulus dari berbagai perguruan tinggi, dan telah dipastikan akan mendapatkan pekerjaan di Taiwan sesuai ketentuan program beasiswa tersebut.

Pemerintah Taiwan pada tahun akademik 2024/2025 meluncurkan INTENSE Program, yang mengundang mahasiswa dari luar negeri untuk datang dan menjalani studi dan magang dengan tunjangan. Para pesertanya diwajibkan dan dipastikan bekerja di Taiwan usai lulus.

Kementerian Pendidikan (MOE) hari Kamis (11/6) menggelar upacara pelepasan lulusan angkatan pertama program tersebut, di mana 491 mahasiswa berhasil menyelesaikan studi dan akan bekerja di 107 perusahaan mitra.

Menteri Pendidikan Cheng Ying-yao (鄭英耀) mengatakan talenta merupakan kunci daya saing suatu negara. Jumlah peserta program dan perusahaan yang terlibat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, begitu pula kerja sama dengan luar negeri yang semakin erat, ujarnya.

Cheng menyampaikan harapannya agar perjalanan hidup para lulusan menemukan titik balik di Taiwan dan membangun ikatan yang lebih mendalam dengan negara tersebut.

(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)
(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)

Caresse Tjuatja, lulusan magister asal Indonesia di Jurusan Teknik Kimia National Taiwan University, dalam sambutannya mengatakan ia datang ke Taiwan dengan penuh harapan sekaligus kegelisahan, tidak yakin apakah dirinya mampu beradaptasi dengan bahasa dan budaya yang asing.

Namun, selama proses belajar di Taiwan, ia menyadari hal yang benar-benar memengaruhi seseorang belum tentu berasal dari satu mata kuliah tertentu, melainkan dari orang-orang yang terus memberi semangat, percaya, dan menemani saat menghadapi berbagai kesulitan, ucapnya.

Menurutnya, INTENSE Program bukan hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan dan kekuatan yang membantu mewujudkan mimpi secara bertahap. Ke depannya, ia berharap dapat memanfaatkan keahlian yang dimiliki untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan nada bercanda, ia menambahkan bahwa selama berada di Taiwan yang bertambah bukan hanya pengetahuan, tetapi juga berat badannya yang naik 10 kilogram. "Kalau soal penyebabnya, saya rasa pasar malam Taiwan harus bertanggung jawab cukup besar. Mungkin ini juga merupakan bukti kebahagiaan."

Fransiskus Xaverius Liu, lulusan Jurusan Teknis Mesin Cheng Shiu University yang berasal dari Kupang, Indonesia, mengatakan bahwa di daerah asalnya hanya sedikit orang yang memiliki kesempatan untuk belajar dan bekerja di luar negeri.

Ia sangat bersyukur karena INTENSE Program memberinya kesempatan untuk datang ke Taiwan. Menurutnya, langkah memasuki dunia kerja setelah lulus bukan hanya sebuah kans, tetapi juga tanggung jawab untuk bertransformasi menuju orang sukses.

(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)
(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)

Wakil Manajer Umum Sumber Daya Administratif ASE Technology Holding Co., Lee Shu-hsia (李叔霞) dalam wawancara mengatakan lulusan lokal semakin berkurang seiring angka kelahiran Taiwan menurun, dan salah satu strategi memperluas basis talenta bagi industri teknologi adalah dengan menarik mahasiswa internasional untuk datang.

Lee juga menyebut kemampuan bahasa Mandarin bukanlah hambatan utama bagi mahasiswa internasional. Tantangan yang lebih besar, menurutnya, adalah bagaimana menyebarluaskan informasi mengenai program-program semacam ini dan meningkatkan minat mereka untuk datang ke Taiwan, yang memerlukan upaya bersama dari kalangan industri dan pemerintah.

INTENSE Program, yang menyediakan beasiswa biaya kuliah dan biaya lainnya hingga dua tahun dari dana pemerintah Taiwan dan tunjangan hidup minimal NT$10.000 per bulan dari perusahaan mitra, telah membina total 915 mahasiswa sejak tahun akademik 2024/2025 hingga 2025/2026, kata MOE dalam sebuah rilis pers.

Lulusan angkatan pertama program ini terdiri atas 491 mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Vietnam, Filipina, Tailan, India, Jepang, dan Malaysia, yang tergabung di 69 kelas khusus yang dibuka 26 perguruan tinggi dan didukung 107 perusahaan mitra, kata MOE.

(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)
(Sumber Foto : Kementerian Pendidikan)

Setelah lulus, mereka akan tetap bekerja di Taiwan, termasuk 440 orang di industri bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM); 46 di industri semikonduktor; dan lima di keuangan. "Mereka akan menjadi kekuatan baru yang penting bagi perkembangan industri Taiwan," kata MOE.

Selama belajar di Taiwan, mereka tidak hanya mengikuti pelatihan akademik profesional, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik melalui pembelajaran bahasa Mandarin, magang perusahaan, dan kerja sama industri-akademik, kata MOE.

Mahasiswa yang mengikuti kelas berbahasa Mandarin diwajibkan memiliki kemampuan minimal Ujian Kemampuan Bahasa Mandarin (TOCFL) A2 saat masuk, dan empat di antara para lulusan telah berhasil mencapai tingkat B2 sebelum lulus.

Sementara itu, mahasiswa yang mengikuti kelas berbahasa Inggris tidak diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Mandarin saat masuk, tetapi 31 lulusan telah berhasil mencapai tingkat TOCFL B1 sebelum lulus, sehingga diberikan penghargaan, kata MOE.

(Oleh Chen Chih-chung dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.