Kantor Kepresidenan berterima kasih kepada para pemimpin G7 atas dukungan perdamaian Selat Taiwan

18/06/2026 11:06(Diperbaharui 18/06/2026 11:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 18 Jun. (CNA) Kantor Kepresidenan Taiwan hari Rabu (17/6) menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) atas pernyataan bersama yang menegaskan kembali penolakan mereka terhadap upaya untuk secara sepihak dan dengan paksa mengubah status quo di Selat Taiwan.

"Kami menyoroti pentingnya Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka berdasarkan supremasi hukum," menurut pernyataan yang dirilis pada hari yang sama.

"Kami menegaskan kembali penolakan kami terhadap setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo, khususnya dengan kekuatan atau paksaan, di Laut China Timur dan Selatan serta di seluruh Selat Taiwan, yang seharusnya hanya diselesaikan secara damai melalui dialog," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Juru bicara Kantor Kepresidenan, Karen Kuo (郭雅慧), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perdamaian di Selat Taiwan dan kawasan ini mendapat dukungan luas dari komunitas internasional, dan merupakan kepentingan inti dunia.

Kuo mengatakan Taiwan memainkan peran penting dalam aliansi demokrasi dan rantai pasokan global, dan akan terus memperkuat kemampuan pertahanannya sebagai mitra regional yang bertanggung jawab dan anggota komunitas internasional, demi kepentingan perdamaian regional dan kemakmuran global.

KTT G7 diadakan pada 15-17 Juni di Évian-les-Bains, Prancis.

(Oleh Sean Lin dan Miralux)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.