Dibangkitkan Sinologi, penerima Penghargaan Tang bersemangat promosikan budaya Tionghoa

17/06/2026 15:40(Diperbaharui 17/06/2026 15:40)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : facebook.com/tangprize)
(Sumber Gambar : facebook.com/tangprize)

Taipei, 17 Juni (CNA) Penerima Penghargaan Tang 2026 dalam bidang Sinologi, Ge Zhaoguang (葛兆光) mengatakan mempelajari sejarah Tionghoa telah memberinya kesempatan untuk "lahir kembali," dan ia percaya para sinolog memiliki misi mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang budaya Tionghoa di seluruh dunia.

Ge (76), sejarawan ternama yang mengkhususkan diri dalam sejarah intelektual dan agama Tionghoa, memenangkan penghargaan tersebut pada Rabu (17/6) "atas penguasaannya terhadap pemikiran Tiongkok klasik," menurut Komite Seleksi Penghargaan Tang untuk Sinologi.

"Dari karya awalnya tentang Buddhisme Chan, Taoisme, dan sejarah pemikiran filsafat, hingga serangkaian studi terbarunya tentang 'Apa itu Tiongkok', ia secara konsisten menawarkan wawasan orisinal dan penemuan-penemuan terobosan," kata komite tersebut.

Pengaruhnya melampaui dunia berbahasa Tionghoa melalui terjemahan karya-karyanya ke dalam bahasa Jepang, Korea, dan Inggris, menurut Tang Prize Foundation.

Ketika ditanya apa arti Sinologi baginya, Ge mengatakan kepada CNA dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa "kelahiran kembali" adalah kata pertama yang terlintas di benaknya.

Ge, yang lahir dan besar di Tiongkok dan kini menjadi profesor di Institut Nasional untuk Studi Humaniora Lanjutan dan Departemen Sejarah Fudan University, mengatakan ia tidak melanjutkan pendidikan tinggi setelah menyelesaikan sekolah menengah pertama pada usia 16 tahun.

Baru lebih dari satu dekade kemudian ia kembali melanjutkan studinya dan, setelah lulus ujian masuk perguruan tinggi, secara resmi memulai karier akademisnya dengan mendaftar di Departemen Bahasa Tionghoa di Peking University, di mana ia mempelajari filologi klasik.

"Apakah Anda melihatnya sebagai saya yang memilih karier ini atau karier ini yang memilih saya, itu memang memberi saya kesempatan yang mengubah hidup, sebuah kesempatan untuk lahir kembali," katanya dalam wawancara yang dilakukan dalam bahasa Mandarin.

Sejarawan Tiongkok Ge Zhaoguang dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Tang 2026 dalam bidang Sinologi di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 17 Juni 2026)
Sejarawan Tiongkok Ge Zhaoguang dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Tang 2026 dalam bidang Sinologi di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 17 Juni 2026)

Ge mengatakan bahwa bagi dirinya dan rekan-rekan sarjana Tiongkok yang memasuki dunia akademis pada tahun 1980-an, studi tentang budaya tradisional Tiongkok bukan sekadar profesi.

"Kami memiliki misi penting lainnya: untuk menjelaskan, menafsirkan, dan memperkenalkan budaya tradisional Tionghoa kepada dunia di luar," katanya.

Apa yang telah Ge lakukan selama beberapa dekade terakhir, ujarnya, adalah mencoba mengidentifikasi kekuatan pendorong di balik sejarah Tionghoa, atau yang ia sebut sebagai "gen sejarah Tionghoa."

Seperti gen dalam biologi -- unit dasar pewarisan yang menentukan sifat-sifat yang diturunkan dari generasi ke generasi -- gen sejarah Tionghoa membentuk bagaimana Tiongkok berkembang selama berabad-abad, menurutnya.

"Apa yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun ini adalah memberi tahu tidak hanya orang-orang di Tiongkok, tetapi juga orang-orang di luar Tiongkok, bagaimana memahami Tiongkok modern dan memahami berbagai perilaku serta sistemnya," katanya.

Bagaimana Tiongkok dipersepsikan dunia saat ini sangat berkaitan dengan sejarah dan budayanya, ujar Ge. "Jika Anda tidak mengetahui sejarah, Anda pasti akan memiliki beberapa kesalahpahaman tentang Tiongkok modern."

Sebuah acara pers konferensi yang mengumumkan penerima Penghargaan Tang diadakan di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 17 Juni 2026)
Sebuah acara pers konferensi yang mengumumkan penerima Penghargaan Tang diadakan di Taipei pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 17 Juni 2026)

Terkait kemenangannya dalam Penghargaan Tang, Ge mengatakan ia sangat menghormati pendiri penghargaan tersebut, mendiang pengusaha Taiwan Samuel Yin (尹衍樑), dan sangat sedih mengetahui kabar wafatnya Yin pada 26 Mei silam.

Ia mengatakan dengan tulus berharap bahwa, dengan dukungan Penghargaan Tang, Sinologi akan menjadi titik fokus diskusi akademis internasional dan mendorong dialog dengan bidang studi budaya lainnya, termasuk studi India, Persia, Mesir, dan Jepang.

Ge adalah pakar yang berbasis di Tiongkok pertama yang menerima Tang Prize dalam bidang Sinologi, yang mengakui penelitian tentang Tionghoa dan bidang terkait, termasuk pemikiran, sejarah, filologi, linguistik, agama, filsafat, arkeologi, kanon tradisional, sastra, dan seni Tionghoa.

Penghargaan Tang  adalah penghargaan dua tahunan yang didirikan pada 2012 untuk memberikan penghormatan bagi mereka yang telah memberikan kontribusi dalam empat kategori -- pembangunan berkelanjutan, ilmu biofarmasi, sinologi, dan supremasi hukum.

(Oleh Liao Wen-chi, Joseph Yeh, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.