Taipei, 15 Mei (CNA) “International Procurement Day for Tainan Tropical Fruits and Agricultural Products 2026” digelar di Hotel Shangri-La Far Eastern Tainan pada Jumat (15/5), menghadirkan pembeli internasional dari lima negara untuk bertemu langsung dengan pelaku usaha dan distributor lokal guna memperluas pasar ekspor produk pertanian Taiwan.
Wali Kota Tainan Huang Wei-che (黃偉哲) dalam acara pembukaan mengatakan bahwa acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pertanian (MOA), Pemerintah Kota Tainan, Direktorat Jenderal Perdagangan Internasional (TITA), dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA).
Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran pembeli dari Kanada, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Australia yang melakukan diskusi mendalam dengan pemasok lokal guna membantu produk pertanian Tainan menembus pasar global.
Huang menekankan bahwa strategi diplomasi pertanian tidak seharusnya hanya berfokus pada "ke luar" untuk mengikuti pameran pangan internasional. Menurutnya, mengundang pembeli internasional untuk datang ke Tainan dan berinteraksi langsung dengan produsen serta distributor lokal jauh lebih efektif dalam membangun hubungan kerja sama yang kokoh.
Lebih lanjut, Huang menegaskan bahwa semangat perdagangan terletak pada interaksi dua arah yang saling menguntungkan. Sembari mempromosikan ekspor produk pertanian unggulan Tainan, pemerintah kota juga bersikap terbuka terhadap masuknya produk-produk berkualitas dari luar negeri ke pasar Taiwan guna menciptakan iklim perdagangan internasional yang sehat dan saling menguntungkan.
Menurut Biro Pertanian Kota Tainan, sebanyak 37 perusahaan dari berbagai wilayah Taiwan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, termasuk 12 perusahaan lokal dari Tainan. Para pembeli internasional juga dijadwalkan mengunjungi tiga perusahaan pertanian perwakilan untuk melihat langsung proses produksi dan pengembangan industri setempat.
TAITRA menyatakan bahwa forum bisnis dan kunjungan lapangan seperti ini dapat memperkuat hubungan antara industri pertanian Taiwan dan pasar internasional, sekaligus meningkatkan citra serta visibilitas buah-buahan Taiwan di luar negeri.
(Oleh Yang Ssu-jui dan Agoeng Sunarto)