Tidak ada korban luka setelah partisi kereta Metro Taipei retak di Jalur Bannan

03/05/2026 17:53(Diperbaharui 03/05/2026 17:53)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi Istimewa)
(Sumber Foto : Dokumentasi Istimewa)

Taipei, 3 Mei (CNA) Sebuah partisi kaca di dalam kereta Taipei Metro pada Jalur Bannan retak pada Minggu (3/5) pagi, tanpa ada laporan cedera, kata Taipei Rapid Transit Corp.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 9 pagi di sebuah kereta yang sedang melaju ke arah barat dari Yongning ke Dingpu, setelah seorang penumpang melaporkan kerusakan melalui interkom di dalam kereta, kata perusahaan tersebut.

Kasus ini terungkap setelah seorang penumpang membagikan gambar partisi yang retak di media sosial.

Staf Taipei Metro naik ke kereta di Stasiun Dingpu untuk menilai situasi dan memastikan bahwa tidak ada penumpang yang terluka, kata perusahaan tersebut.

Penumpang diarahkan untuk berpindah ke kereta di peron seberang, sementara kereta yang terdampak dikeluarkan dari layanan dan dikembalikan ke depo untuk pemeriksaan dan perbaikan, tambahnya.

Perusahaan mengatakan partisi tersebut terbuat dari kaca pengaman, yang akan pecah menjadi fragmen kecil jika rusak.

Tinjauan awal menunjukkan kerusakan mungkin disebabkan oleh perubahan suhu atau keausan jangka panjang, yang menyebabkan tekanan tidak merata pada kaca, katanya.

Taipei Metro mengatakan akan melakukan inspeksi di seluruh armada untuk memastikan keselamatan penumpang.

(Oleh Yang Shu-min, Lee Hsin-Yin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.