Presiden Lai tiba di Eswatini

03/05/2026 12:06(Diperbaharui 03/05/2026 12:06)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Gambar diambil dari halaman Facebook Presiden Lai Ching-te
Gambar diambil dari halaman Facebook Presiden Lai Ching-te

Taipei, 3 Mei (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengumumkan pada hari Sabtu (2/5) bahwa ia telah tiba di Eswatini, setelah kunjungan yang sebelumnya direncanakan ke satu-satunya sekutu Taiwan di Afrika ditangguhkan karena izin terbang lintas dicabut.

Lai membuat pengumuman tersebut melalui sebuah unggahan di media sosial.

"Kunjungan yang semula dijadwalkan pada 22 April, ditunda karena faktor eksternal yang tak terduga," tulis Lai. "Setelah beberapa hari pengaturan yang cermat oleh tim diplomatik dan keamanan nasional kami, kami berhasil tiba hari ini."

Lai mengatakan ia menantikan untuk semakin memperkuat hubungan Taiwan-Eswatini melalui kerja sama yang lebih erat di bidang ekonomi, pertanian, budaya, dan pendidikan, serta meningkatkan kemitraan internasional Taiwan.

Perjalanan Lai dimaksudkan untuk menandai peringatan 40 tahun naik tahta Raja Mswati III dan ulang tahunnya yang ke-58.

"Atas nama rakyat Taiwan, saya akan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Yang Mulia Raja Mswati III dan pemerintah Eswatini," tulisnya.

"Berinteraksi dengan dunia dan bekerja sama dengan setiap kekuatan untuk kebaikan adalah hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Taiwan, dan itu juga merupakan komitmen kami kepada komunitas internasional," tulisnya.

"Saat menghadapi penindasan yang tidak adil, kami akan merespons dengan keadilan dan akal sehat," tulis Lai. "Sebagai bangsa yang menghargai kebebasan dan perdamaian, kami tidak mencari konfrontasi, tetapi kami tidak akan pernah menyerah pada jalan kami menuju dunia."

Kantor Kepresidenan pada 21 April mengumumkan bahwa kunjungan yang direncanakan telah ditunda karena Seychelles, Mauritius, dan Madagaskar, negara-negara yang berada di jalur penerbangan pesawat carteran Lai, secara tak terduga mencabut izin terbang di atas wilayah mereka.

• Kunjungan Lai ke Eswatini ditangguhkan karena tekanan dari Tiongkok: Kantor Kepresidenan

Kantor tersebut menyebut "pemaksaan ekonomi" Tiongkok terhadap negara-negara Afrika sebagai alasan pencabutan izin tersebut.

Namun, kantor tersebut tidak menanggapi laporan awal pekan ini bahwa Jerman dan Republik Ceko juga menolak permintaan transit Taiwan karena kekhawatiran akan kemungkinan reaksi dari Beijing.

(Oleh Sean Lin dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.