Lansia di Tainan ditangkap setelah lakukan pembakaran, serangan kapak, dan curi ambulans

03/05/2026 17:58(Diperbaharui 03/05/2026 17:58)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Ambulans yang dicuri oleh seorang pria berusia 83 tahun asal Tainan bernama Hsin hancur setelah kejadian tersebut. (Sumber Foto : Dokumentasi warga setempat). 
Ambulans yang dicuri oleh seorang pria berusia 83 tahun asal Tainan bernama Hsin hancur setelah kejadian tersebut. (Sumber Foto : Dokumentasi warga setempat). 

Tainan, 3 Mei (CNA) Seorang pria berusia 83 tahun ditangkap di Tainan pada hari Minggu (3/5) setelah membakar rumah kerabatnya, menyerang tiga orang dengan kapak, dan kemudian mencuri ambulans dalam upaya melarikan diri, kata pihak berwenang setempat.

Biro Pemadam Kebakaran Kota Tainan mengatakan pihaknya menerima telepon pada pukul 11 siang hari Minggu terkait pertengkaran keras dan seseorang yang kemungkinan membawa senjata di sebuah rumah susun di Jalan Xinle, Distrik Selatan kota itu, dan segera mengirimkan personel ke lokasi.

Setibanya di sana, petugas pemadam kebakaran menemukan asap keluar dari pintu baja gulung di lantai dasar bangunan tersebut.

Namun, saat mereka masuk untuk memadamkan api, mereka diserang oleh seorang pria yang membawa kapak, dengan dua petugas darurat dan satu penghuni wanita rumah tersebut mengalami luka-luka, kata biro pemadam kebakaran.

Setelah penyerangan itu, tersangka yang kemudian diidentifikasi sebagai pria berusia 83 tahun bermarga Hsin (辛), melompat ke dalam ambulans kosong di luar bangunan dan mencoba melarikan diri.

Hsin dikejar polisi hingga ke Distrik Yongkang sebelum akhirnya dihentikan, ditangkap, dan dibawa kembali ke kantor polisi untuk diinterogasi.

Laporan media lokal menyebutkan Hsin mengacungkan kapaknya saat didekati petugas, namun dengan cepat dilumpuhkan menggunakan semprotan merica dan tongkat.

Menurut Biro Pemadam Kebakaran Tainan, satu petugas pemadam kebakaran mengalami cedera kepala yang tidak disebutkan secara spesifik dalam serangan itu, sementara seorang relawan pemadam kebakaran dan seorang penghuni wanita rumah tersebut, bermarga Huang (黃), masing-masing mengalami luka robek di kulit kepala.

Ketiga korban tetap sadar penuh dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung untuk mendapatkan perawatan.

Setelah penyelidikan awal, polisi menemukan Hsin menyerang Huang, adik ipar istrinya, setelah datang ke rumahnya pada Minggu pagi dan terlibat pertengkaran.

Pertengkaran tersebut dilaporkan dipicu oleh rencana Huang untuk pindah ke luar negeri dan menjual rumah yang saat ini ditempati Hsin dan istrinya, menurut laporan media lokal.

(Oleh Yang Ssu-jui, Matthew Mazzetta, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML 

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.