Lai dan Raja Eswatini tegaskan kembali hubungan diplomatik

03/05/2026 16:30(Diperbaharui 03/05/2026 16:30)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber foto: Kantor Kepresidenan)
(Sumber foto: Kantor Kepresidenan)

Taipei, 3 Mei (CNA) Presiden Lai Ching-te dan Raja Mswati III pada hari Sabtu (2/5) menegaskan kembali hubungan diplomatik pada hari pertama kunjungan Lai ke Eswatini, setelah rencana perjalanan sebelumnya ke satu-satunya sekutu Taiwan di Afrika itu sempat ditangguhkan akibat dicabutnya izin lintas udara.

Setelah tiba di kerajaan Afrika tersebut pada pukul 09.00 pagi Sabtu (waktu setempat), Lai disambut di bandara oleh Perdana Menteri Russell Dlamini dan Menteri Luar Negeri Pholile Shakantu.

Raja Mswati III kemudian menyambut Lai di Mandvulo Grand Hall di Istana Kerajaan Lozitha dengan upacara penghormatan militer, menurut siaran pers yang dirilis oleh kedua pemerintah.

Dalam pertemuan bilateral, Lai dan sang raja sama-sama menyinggung peringatan 58 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara tahun ini.

Sebuah komunike bersama yang dirilis setelah pertemuan tersebut menyatakan bahwa kedua pihak akan terus memperkuat kerja sama dan meningkatkan hubungan perdagangan.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin juga menyaksikan penandatanganan perjanjian bantuan timbal balik dalam urusan kepabeanan oleh Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung dan mitranya dari Eswatini, Shakantu.

Menurut siaran pers dan cuplikan video dari Kantor Kepresidenan Taiwan, Raja Mswati III menyambut Lai meskipun kunjungan tersebut sempat tertunda.

“Kami ingin meyakinkan Anda, serta pemerintah dan rakyat Taiwan, bahwa Kerajaan Eswatini siap mendukung semua pencapaian yang ingin diraih Taiwan, termasuk partisipasinya dalam komunitas internasional,” ujar sang raja.

Sebagai tanggapan, Lai berterima kasih kepada raja atas fasilitasi kunjungannya dan kembali menegaskan bahwa Republik Tiongkok (Taiwan) adalah negara berdaulat.

“Tidak ada negara yang berhak, maupun seharusnya menghalangi kontribusi Taiwan terhadap dunia,” ujarnya, merujuk pada Tiongkok.

Lai juga memuji Raja Mswati III sebagai “raja yang memiliki visi, keberanian, kebijaksanaan, dan kebaikan,” serta menambahkan bahwa Taiwan merasa terhormat menjadikannya sebagai sahabat.

“Atas nama rakyat Taiwan, saya dengan tulus mengundang Anda untuk kembali mengunjungi Taiwan agar kita dapat semakin memperkuat hubungan diplomatik,” kata Lai.

Raja Mswati III terakhir kali mengunjungi Taiwan pada tahun 2024.

Kantor Kepresidenan sebelumnya mengumumkan pada 21 April bahwa rencana kunjungan Lai ke Eswatini—untuk memperingati 40 tahun naik takhta Raja Mswati III dan ulang tahunnya yang ke-58—ditangguhkan setelah Seychelles, Mauritius, dan Madagaskar mencabut izin lintas udara bagi pesawat carteran Lai.

Kantor Lai mengaitkan keputusan tersebut dengan “koersi ekonomi” Tiongkok terhadap negara-negara Afrika tersebut.

Baik Taiwan maupun Eswatini tidak mengungkapkan bagaimana Lai akhirnya mencapai kerajaan tersebut.

Namun, menurut laporan media lokal, Lai melakukan perjalanan menggunakan jet pribadi Raja Mswati III—sebuah Airbus A340-313—yang terbang langsung dari Taipei ke Eswatini.

Pesawat tersebut sebelumnya telah terbang ke Taiwan dengan membawa utusan khusus raja sekaligus Wakil Perdana Menteri Thulisile Dladla. Lai bertemu Dladla di Kantor Kepresidenan di Taipei pada hari Kamis.

Menurut Kantor Kepresidenan Taiwan, Lai dan delegasinya akan mengunjungi sejumlah proyek yang didukung Taiwan di Eswatini, termasuk Taiwan Industrial Innovation Park, fasilitas cadangan minyak strategis, dan Pusat Konvensi Internasional yang baru dibuka.

(Oleh Joseph Yeh dan Muhammad Irfan)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.