Kinmen sambut dimulainya kembali perjalanan dari Shanghai

03/05/2026 12:10(Diperbaharui 03/05/2026 12:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Staf dari Pemerintah Kabupaten Kinmen menyambut para pelancong dari Shanghai di Kinmen hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 29 April 2026)
Staf dari Pemerintah Kabupaten Kinmen menyambut para pelancong dari Shanghai di Kinmen hari Rabu. (Sumber Foto : CNA, 29 April 2026)

Taipei, 3 Mei (CNA) Wakil Bupati Kabupaten Kinmen, Lee Wen-liang (李文良) baru-baru ini menyambut baik kabar bahwa otoritas Shanghai akan mengizinkan penduduknya untuk bepergian ke Kinmen dan Matsu.

Lee mengatakan kepada CNA bahwa pemerintah kabupaten akan melakukan persiapan yang diperlukan, berkoordinasi dengan Departemen Pariwisata dan agen perjalanan lokal, segera setelah pemerintah pusat memberikan persetujuan.

Ia mengatakan bahwa Kinmen menawarkan berbagai daya tarik, termasuk arsitektur bergaya Fujian selatan, warisan militer, budaya Tionghoa perantauan, dan situs ekologi, yang dapat dikemas dalam paket perjalanan bertema.

Lee menambahkan bahwa ia berharap kebijakan ini nantinya akan diperluas untuk mencakup wisatawan dari provinsi terdekat seperti Jiangsu dan Guangdong, yang dapat semakin menguntungkan sektor pariwisata.

"Kami menyambut wisatawan dari seluruh Tiongkok," ujarnya.

Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai sebelumnya pada hari itu mengumumkan bahwa penduduk Shanghai dapat mendaftar untuk perjalanan kelompok atau individu ke Kinmen dan Matsu mulai hari 29 April, melalui agen perjalanan yang memenuhi syarat di Shanghai dan Fujian, sesuai dengan peraturan terkait.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok sebelumnya pada bulan Februari mengatakan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali perjalanan ke pulau-pulau lepas pantai tersebut, tak lama setelah partai oposisi utama Taiwan, Kuomintang (KMT), menghadiri forum di Beijing yang diselenggarakan oleh Partai Komunis Tiongkok.

Dewan Urusan Daratan Taiwan saat itu menanggapi bahwa normalisasi pariwisata lintas selat harus bebas dari prasyarat politik, serta menambahkan bahwa mereka akan menunggu langkah konkret dari pihak Tiongkok sebelum menilai responsnya.

(Oleh Wu Wen-jung, Lee Ya-wen, Wu Kuan-hsien, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.