New Taipei, 8 Apr. (CNA) Tiga gerai Chin Liu Cuisine (清六食堂), penjual bento di Distrik Xindian, New Taipei, telah diperintahkan untuk tutup karena dicurigai menyebabkan keracunan makanan setelah setidaknya 44 pelanggan jatuh sakit, kata Departemen Kesehatan kota pada Selasa (7/4).
Hingga pukul 14.00 hari Selasa, jumlah orang yang makan makanan kotak dari penjual tersebut selama libur cengbeng meningkat menjadi 44 dari 17 pada hari sebelumnya, menurut otoritas kesehatan.
Pihak berwenang mengatakan 44 orang yang mengalami sakit perut, diare, dan demam tersebut telah makan makanan kotak dari gerai Chin Liu Cuisine di dekat Kantor Distrik Xindian atau di Jalan Zhongxin pada Sabtu atau Minggu.
Menu umum dalam makanan kotak mereka adalah nasi, kubis, dan telur goreng atau telur kornet, tambah pihak berwenang.
Dua gerai tersebut telah ditutup sementara, bersama dengan satu lokasi Xindian lainnya di Jalan Minquan, yang juga diperintahkan untuk ditangguhkan sebagai langkah pencegahan.
Dari 44 orang yang jatuh sakit, lima dirawat di rumah sakit, tujuh dalam pengawasan, sementara 32 lainnya telah dipulangkan per Selasa.
Yang Shih-hao (楊時豪), sekretaris utama Departemen Kesehatan, mengatakan departemennya telah mengirim tim untuk mengambil sampel makanan dan spesimen dari dua toko yang menjadi pusat dugaan wabah tersebut.
Hasil dari sampel tersebut diperkirakan akan tersedia dalam dua hingga tiga pekan, kata Yang, seraya menambahkan bahwa jika keracunan makanan dikonfirmasi, penjual bento akan dirujuk ke kejaksaan untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Sanitasi Pangan.
Inspeksi pada Senin dan Selasa menemukan limbah yang disimpan secara tidak benar dan staf yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan yang diwajibkan secara hukum di gerai kantor distrik, serta pisau yang disimpan secara tidak tepat dan suhu peralatan pendingin yang tidak memadai di toko Zhongxin, kata Departemen Kesehatan.
Selain itu, pekerja di toko Zhongxin juga ditemukan memelihara kuku panjang, tambah departemen tersebut.
Penjual telah diperintahkan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan, menurut departemen.
Selasa/JC