Taipei, 7 Apr. (CNA) Ketua Kuomintang (KMT) Cheng Li-wun (鄭麗文) berangkat ke Tiongkok pada Selasa (7/4) dalam sebuah "tur perdamaian" kontroversial yang kemungkinan akan mencakup pertemuan dengan Presiden Xi Jinping (習近平).
"Melalui perjalanan ke daratan ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa keinginan untuk perdamaian tidak hanya datang dari Taiwan saja," kata Cheng dalam konferensi pers di markas KMT di Taipei, sebelum penerbangannya pada Selasa pagi.
Pemimpin partai oposisi Taiwan utama itu mengatakan bahwa masyarakat ingin melihat "ketulusan dan tekad Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk terlibat dalam dialog dan pertukaran damai di Selat Taiwan dan menyelesaikan perbedaan yang mungkin ada".
Cheng juga mengatakan Partai Progresif Demokratik (DPP) yang sedang berkuasa waspada terhadap Tiongkok dan takut padanya, seraya menambahkan ia berharap dapat menggunakan "tur perdamaian" enam hari ini untuk menunjukkan "perdamaian di Selat Taiwan tidak sesulit yang mereka pikirkan".
"Jika KMT dan PKT dapat berdamai dan bekerja sama untuk perdamaian, mengapa kubu biru (KMT) dan hijau (DPP) di Taiwan tidak bisa melakukan hal yang sama?" tanyanya.
Cheng menambahkan bahwa ia belum dapat bertemu dengan Presiden Lai Ching-te (賴清德) meskipun telah meminta pertemuan pemimpin kedua partai utama Taiwan itu setelah mengumumkan perjalanan ini sebelumnya.
Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, yang akan "direunifikasi" dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dengan kekuatan jika perlu, meskipun RRT tidak pernah memiliki yurisdiksi atasnya.
Cheng mengatakan bahwa meskipun sudah terlambat untuk mencegah perang dan tragedi lintas selat di masa lalu, belum terlambat untuk mencegah konflik di masa depan dan menyelamatkan generasi ini dan berikutnya dari kehancuran perang.
KMT telah mengambil langkah pertama yang krusial, menunjukkan kepada komunitas internasional bahwa perdamaian selalu mungkin, ucapnya.
Perjalanan Cheng ke Tiongkok dilakukan atas undangan Komite Sentral PKT dan Xi, yang oleh otoritas Tiongkok disebut sebagai "sekretaris jenderal PKT" saat mengumumkan undangan pada 30 Maret.
Cheng diundang untuk memimpin delegasi KMT dalam kunjungan ke Jiangsu, Shanghai, dan Beijing dari Selasa hingga Minggu, tetapi belum dikonfirmasi apakah ia akan bertemu Xi selama perjalanan itu.
Cheng naik pesawat ke Shanghai dari Bandara Songshan Taipei. Meskipun kelompok yang mendukung dan menentang perjalanan Cheng berkumpul di bandara, tidak ada yang melihatnya, karena ia dilaporkan menggunakan jalur pemeriksaan khusus bandara, bukan ruang keberangkatan.
Tanggapan pemerintah Taiwan
Juga pada Selasa, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) mengatakan kepada wartawan bahwa ia berharap yang terbaik untuk KMT dalam kegiatan partainya, tetapi akan memantau perjalanan tersebut dengan cermat.
Dalam sesi interpelasi Yuan Legislatif, Cho menambahkan bahwa setiap perwakilan partai atau tokoh berpengaruh secara politik yang melakukan kontak publik dengan PKT harus menjadi subjek "pengawasan ketat", terutama dari masyarakat dan media.
(Oleh Sunny Lai, Wang Yang-yu, Chen Chun-hua, Wang Cheng-chung, dan Muhammad Irfan)
>Versi Bahasa Inggris
Selesai/JC