Taipei, 8 Apr. (CNA) Biaya tambahan bahan bakar pada penerbangan internasional yang berangkat dari Taiwan meningkat lebih dari dua kali lipat pada Selasa (7/4), tetapi sejumlah maskapai utama mengatakan mereka masih harus menanggung sebagian besar kenaikan harga bahan bakar jet baru-baru ini.
Biaya tambahan untuk rute jarak pendek telah meningkat dari US$17,5 (Rp299.043) menjadi US$45, sementara rute jarak jauh melonjak dari US$45,5 menjadi US$117, kata Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (CAA) pada Selasa.
Rute jarak pendek dikategorikan sebagai penerbangan di wilayah Asia (tidak termasuk India dan Timur Tengah), sedangkan jarak jauh mencakup ke Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, Antartika, India, dan Timur Tengah, menurut peraturan.
CAA mengatakan penyesuaian ini mengikuti lonjakan harga bahan bakar aviasi baru-baru ini, berdasarkan harga terbaru yang diumumkan CPC Corp., Taiwan, yang menunjukkan kenaikan dari US$0,583 per liter pada 1 Januari dan US$0,6126 per liter pada 1 Maret menjadi US$1,2816 per liter pada 1 April.
Maskapai-maskapai utama Taiwan mengatakan lonjakan pada Maret berarti mereka akan menanggung sebagian besar kenaikan harga bahan bakar jet meskipun ada kenaikan biaya tambahan bahan bakar.
China Airlines (CAL) mengatakan bahwa biaya bahan bakar per penumpang mereka telah naik menjadi US$524,03 untuk penerbangan jarak jauh, dari US$168 pada Januari, dan menjadi US$112,99 untuk jarak pendek.
Setelah memperhitungkan biaya tambahan yang disetujui, maskapai tersebut masih menanggung sekitar 77,67 persen dari kenaikan biaya untuk rute jarak jauh dan 60,18 persen untuk jarak pendek, katanya.
EVA Airways melaporkan kenaikan yang lebih besar, dengan biaya bahan bakar per penumpang naik menjadi US$774,09 untuk rute jarak jauh, dari US$249 pada Januari, dan menjadi US$129,53 untuk jarak pendek.
Bahkan setelah menerapkan biaya tambahan, maskapai ini masih menanggung masing-masing sekitar 85 persen dan 65 persen dari kenaikan tersebut.
Starlux Airlines mengatakan biaya tambahan bahan bakar per penumpang mereka telah naik menjadi US$258,69 untuk penerbangan jarak jauh dan US$59,92 untuk jarak pendek, dengan maskapai menyerap masing-masing sekitar 64 persen dan 42 persen setelah biaya tambahan diterapkan.
Maskapai-maskapai telah memperbarui situs web mereka untuk mencerminkan tarif baru untuk semua tiket internasional yang diterbitkan mulai Selasa.
Selesai/JC