Perusahaan kendaraan listrik Taiwan ekspansi ke Asia Tenggara, dorong inovasi penggantian baterai

03/04/2026 16:10(Diperbaharui 03/04/2026 16:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

CEO Gogoro, Henry Chiang, berbicara dalam sebuah forum di Sustainability Week Asia di Bangkok, Thailand, 26 Maret 2026. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
CEO Gogoro, Henry Chiang, berbicara dalam sebuah forum di Sustainability Week Asia di Bangkok, Thailand, 26 Maret 2026. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Bangkok, 3 Apr. (CNA) Perusahaan skuter listrik Taiwan sedang berekspansi ke Asia Tenggara, mengandalkan teknologi penukaran baterai untuk memenuhi permintaan yang meningkat di tengah kenaikan harga bahan bakar dan polusi perkotaan.

Berbicara di Sustainability Week Asia tahunan The Economist di Bangkok pekan lalu, CEO Gogoro Henry Chiang (姜家煒) mengatakan bahwa model penukaran baterai Taiwan dapat memberikan solusi bagi kota-kota Asia yang berjuang dengan polusi dan ketergantungan pada sepeda motor berbahan bakar bensin.

"Sembilan belas dari 20 kota paling tercemar di dunia berada di Asia, dan lima kota paling bising juga ada di Asia," kata Chiang.

CEO Gogoro Henry Chiang. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
CEO Gogoro Henry Chiang. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Ia berpendapat bahwa sistem pengisian daya tradisional menghadapi hambatan besar di pasar skuter, termasuk keterbatasan ruang perkotaan dan waktu pengisian yang lama, seraya menambahkan bahwa pengalaman Gogoro selama 11 tahun di Taiwan menunjukkan bahwa penukaran baterai dapat mengatasi banyak tantangan tersebut.

Didirikan pada tahun 2011, Gogoro telah membangun lebih dari 2.700 stasiun penukaran baterai di seluruh Taiwan, melayani lebih dari 650.000 pengendara dan menangani sekitar 370.000 penukaran baterai per hari. Jaringan ini juga telah diintegrasikan ke dalam pembangkit listrik virtual untuk membantu mengelola permintaan listrik.

Tahun ini, Gogoro berencana meluncurkan program percontohan di Kota Ho Chi Minh, Vietnam pada kuartal kedua, menargetkan pasar di mana penjualan sepeda motor tahunan melebihi 3 juta unit, kata Chiang kepada CNA.

Sementara itu, usaha patungan Thai-Taiwan Aionex juga telah meluncurkan dua model skuter listrik baru di Bangkok, dengan mengatakan bahwa harga bahan bakar yang tinggi dapat mendorong lebih banyak konsumen dan bisnis untuk beralih ke kendaraan listrik.

CEO Aionex Gary Ting (丁學文) mengatakan bahwa persaingan di sektor EV di masa depan akan melampaui penjualan kendaraan. "Tahap persaingan berikutnya akan tentang solusi terintegrasi yang menggabungkan data, kendaraan, dan infrastruktur energi," kata Ting kepada CNA dalam wawancara baru-baru ini.

Baik Gogoro maupun Aionex melihat Thailand dan Vietnam sebagai medan pertempuran utama di mana teknologi dan solusi penukaran baterai Taiwan dapat memperoleh peran regional yang lebih besar.

Menurut Federasi Industri Thailand, penjualan kendaraan elektronik domestik melonjak 80% tahun lalu menjadi 120.301 unit.

(Oleh Zachary Lee dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.