Tionghoa perantau Indonesia gelar pertemuan tahunan di New Taipei

15/03/2026 15:51(Diperbaharui 15/03/2026 15:51)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : IOCA)
(Sumber Foto : IOCA)

New Taipei, 15 Mar. (CNA) Komunitas Tionghoa perantau Indonesia di Taiwan yang tergabung dalam Indonesia Overseas Chinese Association (IOCA) menggelar Pertemuan Tahunan Anggota sekaligus Perayaan Imlek 2026 di Distrik Yonghe, New Taipei, Sabtu (14/3).

Sekretaris Jenderal IOCA, Annie Chin (金翠萍) mengatakan acara tersebut dihadiri sekitar 300 orang dari kalangan Tionghoa perantau asal Indonesia yang tinggal di Taiwan.

Selain anggota komunitas, acara juga dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai organisasi, termasuk Ketua Federation of Overseas Chinese Associations Tung Hui-chen (童惠珍), perwakilan Indonesian Diaspora Network in Taiwan, Persatuan Pelajar Indonesia di Taiwan, serta Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Cabang Taiwan.

Dalam sambutannya, Tung mengatakan dirinya selalu senang dapat melihat komunitas Tionghoa perantau berkumpul dan menjalin kebersamaan di Taiwan. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek serta berharap seluruh anggota komunitas senantiasa diberikan kesehatan.

Selain menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas diaspora, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa bagi pelajar Tionghoa perantau Indonesia, makan bersama, serta berbagai penampilan dari para relawan, termasuk musik angklung dan tari modern.

(Sumber Foto : CNA, 14 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 14 Maret 2026)

Menurut Annie, tahun ini IOCA memberikan beasiswa kepada total 35 pelajar Tionghoa perantau dengan masing-masing penerima memperoleh bantuan tunai sebesar NT$10.000 (Rp5,26 juta). 

Acara tersebut juga dihadiri perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei. Dalam wawancara dengan CNA, Kepala KDEI Arif Sulistyo menyampaikan apresiasinya atas berbagai kegiatan yang dilakukan IOCA.

Ia mengatakan pihaknya merasa bersyukur karena IOCA secara aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan positif, termasuk pemberian beasiswa kepada pelajar Indonesia di Taiwan serta bantuan sosial bagi korban bencana di tanah air.

Arif berharap IOCA dapat menjadi "tulang punggung" dan jembatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Taiwan, sekaligus membantu mempromosikan budaya Indonesia di Taiwan.

Dalam kesempatan yang sama, CNA juga berbincang dengan Ketua IOCA Chen Liang-kuang (陳亮光), seorang Tionghoa perantau asal Medan yang telah menetap di Taiwan selama 58 tahun.

Chen, yang bekerja sebagai dokter radiologi di Shin Kong Wu Ho-Su Memorial Hospital, mengatakan dirinya selalu merasa senang dapat bertemu dengan sesama perantau Indonesia.

"Saya gembira bisa berjumpa teman-teman dari Indonesia," ujarnya sambil tersenyum.

Chen yang telah menjabat sebagai ketua IOCA selama dua tahun juga berharap semakin banyak pelajar Indonesia yang melanjutkan studi ke Taiwan, terutama karena negara tersebut memiliki perkembangan pesat di bidang teknologi tinggi.

Ia juga berharap IOCA di masa depan dapat diteruskan oleh generasi muda Tionghoa perantau di Taiwan.

"Anak-anak muda sekarang punya cara berpikir yang lebih modern dan terbuka terhadap berbagai masukan," kata Chen. "Kami berharap mereka dapat melanjutkan organisasi ini dan membawa ide-ide baru."

(Oleh Jennifer Aurelia)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.