PCINU Taiwan gelar istigasah dan halalbihalal pasca-Idulfitri

29/03/2026 17:35(Diperbaharui 29/03/2026 18:43)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Istigasah dan halalbihalal pasca-Idulfitri PCINU Taiwan di Taipei, Minggu. (Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)
Istigasah dan halalbihalal pasca-Idulfitri PCINU Taiwan di Taipei, Minggu. (Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)

Taipei, 29 Mar. (CNA) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan hari Minggu (29/3) menggelar istigasah dan halalbihalal pasca-Idulfitri di sekretariat mereka di Taipei, dihadiri sekitar 70 diaspora Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua PCINU Muhammad Ghofur mengucapkan apresiasi kepada sponsor dan pendukung pelaksanaan salat Idulfitri. "Acara tersebut tidak akan berjalan sukses dan lancar tanpa ada kerja sama yang solid."

Ghofur juga mengucapkan terima kasih kepada para jemaah yang hadir, "Yang turut menjaga ketertiban dan kehidmatan acara tersebut."

"Kegiatan ini adalah bukti kuatnya ukhuwah kita. Di sini ada ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah sudah berkumpul menjadi satu, yaitu menjaga persaudaraan antarsesama Muslim, persaudaraan sesama antaranak bangsa Indonesia, persaudaraan antarsesama umat manusia."

(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)

Dalam wawancara bersama CNA setelah acara, Ghofur memberi ucapan Idulfitri untuk umat Muslim Indonesia di Taiwan. "Senantiasa selalu menjaga kekompakan, ketertiban, kesehatan di mana pun berada dalam bekerja."

"Jangan lupa senantiasa untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT, dan senantiasa berdoa dalam setiap aktivitas, sehingga kita semua bisa dijaga oleh Allah dan dilancarkan semua kegiatan yang akan kita laksanakan," ucapnya.

Kepala Bagian Administrasi Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Wawan Kurniawan, menyatakan ucapan syukurnya bahwa salat Idulfitri, yang di tahun sebelumnya berpusat di Taipei, kini berhasil terbagi ke beberapa kota.

Ia berpesan agar warga negara Indonesia di Taiwan dapat terus menjaga persatuan, "Sehingga kita semua bisa dipandang baik oleh pihak otoritas Taiwan, dan khususnya bagi umat Islam menjadikan syiar positif."

Wawan juga mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari otoritas Taiwan bahwa "mereka kagum dan kaget" dengan animo dan keramaian umat Muslim Indonesia yang melaksanakan salat Idulfitri. "Tetapi alhamdulillah, dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih tertib, lebih aman, lebih teratur."

Kepala KDEI Arif Sulistiyo tidak hadir setelah sebelumnya dijadwalkan berpartisipasi karena setelah kembali dari Kabupaten Kinmen, mesti mendatangi perayaan Idulfitri dengan Wali Kota Taichung, menurut Wawan.

(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)

Nur Kholiq, ketua pelaksana salat Idulfitri, mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia beserta organisasi kedaerahan hingga staf keamanan yang telah membantu berlangsungnya kegiatan.

"Keberhasilan ini bukan karena satu orang, tetapi karena sinergi dan kerja sama tim yang luar biasa. Dan kalian semua sangat-sangat, sekali lagi, luar biasa," kata Kholiq.

Kholiq juga mengatakan infak dari jemaah salat Idulfitri di Taipei mencapai NT$1.041.452 (Rp549,842 juta), sesuai pengumuman di media sosial PCINU sebelumnya pada Selasa.

Di samping sambutan-sambutan, acara dibuka dengan pembacaan ayat Al-Qur'an oleh Naqib Al-Akhyar dan istigasah yang dipimpin Ali Maslian.

Rais PCINU Yai Muhammad Al Imron, yang memimpin doa penutup dengan Al-Fatihah, mengatakan, "Tentunya dari kami banyak kekurangan dan kesalahan sengaja ataupun tidak, maka di hari yang fitri ini, kami mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya, lahir maupun batin. Mudah-mudahan hari ini kita kembali fitrah."

Kegiatan dipungkasi dengan halalbihalal yang dimeriahkan hidangan khas Indonesia, mulai dari tumpeng, rawon, lontong, gorengan, jajanan tradisional, hingga durian.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ja

(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 29 Maret 2026)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.