Taiwan mundur dari pembalasan terhadap Korsel di tengah kontroversi penamaan

31/03/2026 17:39(Diperbaharui 31/03/2026 17:40)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Unsplash)
Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Unsplash)

Taipei, 31 Mar. (CNA) Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menangguhkan langkah-langkah pembalasan terhadap Korea Selatan yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pada pekan ini setelah Seoul menyatakan sedang memperbarui sistem kedatangan elektroniknya, kata MOFA pada Selasa (31/3).

Langkah terbaru tersebut seharusnya menjadi putaran baru balasan setelah Taiwan mengubah penunjukan Korea Selatan pada kartu izin tinggal asing (ARC) yang dikeluarkan pemerintah dan dipegang warga negara Korea Selatan mulai 1 Maret dari "Republik Korea" menjadi "Korea Selatan".

Langkah ini diambil setelah berbulan-bulan protes kepada Seoul atas pencantuman Taiwan sebagai "Tiongkok (Taiwan)" dalam menu pada sistem masuk imigrasi daring barunya.

MOFA mengatakan pekan lalu bahwa jika Korea Selatan tidak merespons secara positif sebelum batas waktu 31 Maret, Taiwan juga akan merevisi sistem masuk imigrasi daringnya sendiri, mengubah penunjukan "Korea, Republik" menjadi "KOREA (SELATAN)."

Juru bicara MOFA Hsiao Kuangwei (蕭光偉) dalam jumpa pers mingguan pada Selasa mengatakan Seoul telah memberitahu Taipei sebelum batas waktu bahwa mereka sedang memperbarui sistem kedatangan elektronik mereka "untuk memfasilitasi perjalanan internasional".

Menurut Hsiao, Korea Selatan tidak menyebutkan apakah pembaruan tersebut akan mengganti penunjukan Taiwan, juga tidak memberikan jadwal waktu untuk perubahan tersebut.

"Mengingat fakta bahwa kami telah menyampaikan permintaan kami dengan jelas, kami berharap pihak Korea dapat memberikan respons yang sesuai," ujarnya.

Perselisihan ini dimulai setelah Korea Selatan memperkenalkan sistem masuk imigrasi daring baru pada 24 Februari 2025, sebagai alternatif kartu kedatangan kertas yang mencantumkan Taiwan sebagai "Tiongkok (Taiwan)".

Menurut Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung (林佳龍), Korea Selatan sebelumnya telah menunjukkan itikad baik dengan menunda penghapusan penuh kartu kedatangan kertas, yang awalnya dijadwalkan pada Februari tahun ini.

Namun, Taiwan telah menegaskan bahwa Seoul seharusnya menunjukkan rasa hormat dengan segera merevisi pencantuman dalam sistem kedatangan elektroniknya menjadi "Taiwan", katanya.

(Oleh Joseph Yeh dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.