Taiwan kembali dapat status bebas demam babi Afrika berdasarkan WOAH

07/04/2026 14:00(Diperbaharui 07/04/2026 14:00)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 7 Apr. (CNA) Taiwan telah memulihkan statusnya sebagai wilayah bebas demam babi Afrika (ASF) yang dideklarasikan sendiri kepada Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH), kata Kementerian Pertanian (MOA) pada Senin (6/4).

Setelah pengakuan dari WOAH, Taiwan sekali lagi menjadi satu-satunya negara di Asia yang bebas dari tiga penyakit utama pada babi -- penyakit mulut dan kuku, demam babi klasik, dan ASF, kata kementerian dalam sebuah pernyataan.

WOAH mengakui deklarasi mandiri Taiwan sebagai wilayah bebas ASF pada Mei tahun lalu, menjadi yang pertama di Asia yang memperoleh status bebas penyakit untuk ketiga penyakit babi tersebut.

Namun, pada Oktober di tahun yang sama, Taiwan melaporkan kasus ASF pertamanya, yang melibatkan wabah di sebuah peternakan di Taichung.

Kasus tersebut secara resmi ditutup dan dilaporkan ke WOAH pada 23 Januari tahun ini sesuai prosedur yang diperlukan, setelah peternakan yang terdampak dibersihkan dan didesinfeksi serta semua sampel yang dikumpulkan setelah 21 November 2025 dinyatakan negatif.

MOA mengatakan pihaknya mengajukan permohonan pada 21 Februari tahun ini untuk mendapatkan kembali status bebas ASF yang dideklarasikan sendiri.

"Permohonan tersebut lolos dari tinjauan ketat WOAH hanya dalam waktu sedikit lebih dari satu bulan, jauh lebih cepat dari perkiraan awal," kata kementerian, merujuk pada estimasi enam hingga delapan bulan yang diperkirakan untuk mendapatkan kembali status tersebut.

Hasil ini, menurut MOA, "Menunjukkan kesiapan menyeluruh Taiwan dan pemahaman terhadap standar karantina hewan internasional ... Ini juga menyoroti ketahanan pencegahan epidemi Taiwan yang kuat."

(Oleh Wang Shu-fen, Elizabeth Hsu, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.