Taipei, 24 Feb. (CNA) Selama periode Tahun Baru Imlek 2026, wisatawan lokal yang berkunjung ke kawasan pemandangan nasional dan taman hiburan rata-rata mencapai 730.000 orang per hari, mencatat pertumbuhan hingga 109 persen dibandingkan tahun lalu, kata Menteri Transportasi dan Komunikasi Chen Shih-kai (陳世凱), Senin (23/2).
Dalam acara ramah tamah Tahun Baru Imlek di Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Chen menekankan bahwa upaya keras seluruh tim transportasi selama libur Imlek telah membuahkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi.
Chen mencatat bahwa volume penumpang di Bandara Internasional Taoyuan yang mencapai 169.000 orang juga telah memecahkan rekor bandara di Taiwan. Selain itu, sektor pariwisata domestik menunjukkan kinerja yang sangat positif, tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa rata-rata kunjungan harian ke kawasan pemandangan nasional, taman hiburan, dan objek wisata lainnya di dalam negeri mencapai 730.000 orang, melonjak drastis dibandingkan rata-rata tahun lalu yang sebesar 350.000 orang.
Pertumbuhan sebesar 109 persen ini menunjukkan bahwa baik pariwisata internasional maupun domestik sedang sangat bergairah, yang mencerminkan kondisi ekonomi yang baik, menurut Chen.
Berdasarkan statistik Direktorat Jenderal Pariwisata (TA), sejak hari pertama hingga keenam Imlek 2026, kawasan pemandangan nasional di seluruh Taiwan dikunjungi 3.871.887 orang, dengan rata-rata harian mencapai 645.314 orang.
Untuk sektor taman hiburan, jumlah pengunjung mencapai 526.372 orang selama periode yang sama, dengan rata-rata harian 87.729 orang, menurut ditjen tersebut.
TA mencatat bahwa kunjungan harian tertinggi melampaui 840.000 orang, menunjukkan kembalinya momentum pariwisata domestik.
Ke depannya, pemerintah akan terus mengintegrasikan kegiatan bertema musiman dengan keunikan regional agar antusiasme pariwisata domestik tetap stabil sepanjang tahun baru, kata TA.
Terkait transportasi jalan tol, Chen menyatakan bahwa meskipun volume kendaraan tahun ini terasa sangat padat, tetapi durasi perjalanan tetap berada dalam batas yang dapat diterima tanpa terjadi kemacetan yang berkepanjangan.
(Oleh Yu Hsiao-han dan Agoeng Sunarto)
Selesai/JC