Taipei, 23 Feb. (CNA) Taipei Chamber Singers akan membawakan sebuah konser di mana para penonton akan dapat merasakan pengalaman musik fantasi dengan anggota paduan suara bergerak di sekitar mereka dan gelombang suara datang bergelombang dari dekat telinga mereka.
Konser berjudul "Forty-four Fortunes of Formosa" (島嶼上沒有四十四隻石獅子) yang menantang hubungan antara penonton dan penampil ini akan dihadirkan melalui karya komposer Lin Kuei-ju (林桂如).
Kepada CNA, Lin mengatakan bahwa judul konser yang dalam bahasa Mandarin membelit lidah saat diucapkan ini adalah "latihan angka" yang ia lakukan bersama sutradara Hung Chien-han (洪千涵) selama proses pengembangan ide.
"Awalnya ini untuk membangun keselarasan. Kami berpikir untuk bermain dengan angka, misalnya memikirkan '1' akan mengingatkan pada apa?" Latihan tersebut akhirnya terfokus pada angka "4", yang dirasa sangat menarik sehingga mulai dikembangkan menjadi karya, kata Lin.
Lin mengatakan bahwa dalam budaya Taiwan, "empat" dianggap tabu karena homofon dengan kata "mati". Namun, dalam musik, angka ini merepresentasikan interval kuart stabil, ujarnya.
"Empat" juga melambangkan kestabilan, kata Lin. "Taiwan dikelilingi laut dari segala arah, tetapi pulau ini juga menghadapi ancaman tak terlihat seperti bencana alam atau tekanan perang."
Lin mengatakan ia mengubah asosiasi-asosiasi ini menjadi musik, tersembunyi dalam aliran suara, menciptakan eksperimen tentang paduan suara, suara, dan ruang.
Dalam konser ini, tidak akan ada pembagian antara panggung dan penonton: 16 anggota Taipei Chamber Singers tidak hanya menatap konduktor saat bernyanyi, tetapi juga menjaga pernapasan tetap stabil saat bergerak di panggung.
Anggota paduan suara juga akan membentuk satu barisan sambil berjalan dan bernyanyi, sehingga suara mereka terdengar di atas kepala penonton maupun di kedua sisi, membuat penonton seolah "dibungkus" oleh suara.
Paduan suara tak lepas dari teks, tetapi Lin sengaja mengurangi bobot kata-kata kali ini agar penonton tidak terdistraksi oleh lirik.
"Kali ini karya ini memadukan bahasa Mandarin, Hokkien Taiwan, dan Pribumi Taiwan, bahkan meminjam bait-bait puisi dari penyair Ye Mimi (葉覓覓). Namun, bahasa-bahasa ini lebih hadir sebagai suara daripada makna," kata Lin.
Lin mengatakan ia berharap melalui gerakan musik, penonton bisa merasakan kekuatan Taiwan meski tidak memahami bait-bait puisi.
Untuk kebutuhan pertunjukan, Lin memberi peringatan: "Penonton mungkin akan saling bertatapan dengan penonton asing di seberang." Ia juga mengatakan bahwa duduk di posisi berbeda akan membuat penonton mendengar narasi dan merasakan pengalaman yang berbeda.
"Kami mengundang penonton untuk menonton dua atau tiga kali, mencoba tempat duduk yang berbeda, merasakan pengalaman unik dibombardir gelombang suara. Kami juga berharap karya ini dapat membantu mereka yang belum familiar dengan musik kontemporer atau paduan suara, untuk kembali mengenal kekuatan suara."
Konser Taipei Chamber Singers "Forty-four Fortunes of Formosa" akan digelar dari 27 hingga 29 Maret di Experimental Theater, National Theater & Concert Hall di Taipei.
(Oleh Chao Ching-yu dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF