Imigran baru Indonesia hadirkan sudut "rumah" untuk pekerja migran di Pingtung

19/02/2026 12:05(Diperbaharui 19/02/2026 12:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Anna, imigran baru asal Indonesia yang membuka toko makanan khas Nusantara di Kabupaten Pingtung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Anna, imigran baru asal Indonesia yang membuka toko makanan khas Nusantara di Kabupaten Pingtung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 18 Feb. (CNA) Seorang imigran baru asal Indonesia membuka toko makanan di pinggir pelabuhan Kabupaten Pingtung, selama bertahun-tahun hadir menghangatkan perut para pekerja migran dengan masakan kampung halaman hingga mendukung mereka secara personal, menjadikan tempatnya seperti sudut rumah di negeri orang.

Di dekat Pelabuhan Perikanan Donggang terdapat papan tanda yang dicat dengan warna merah dan putih, menyerupai bendera Indonesia. Sebuah toko makanan yang didirikan Anna, seorang imigran baru, beroperasi menyesuaikan ritme kerja para pekerja migran di pelabuhan dan pabrik.

Bagi pelanggan yang bekerja di darat atau kapal-kapal lepas pantai, pemesanan makan siang dan malam memiliki waktu yang tetap. Bagi konsumen dari kapal penangkap ikan laut jauh yang muncul tidak menentu, memesan sarapan pun harus dimulai sejak subuh. Saat akhir pekan, ketika para pekerja pabrik libur, jumlah pengunjung yang makan di tempat meningkat.

Kepada CNA, Anna mengatakan bahwa sebelum menetap di Pingtung sebagai imigran baru, ia sudah bekerja di Taiwan selama lima tahun. Orang Indonesia terbiasa makan dengan rasa yang asin dan pedas, sementara selera di sini relatif lebih ringan, membuatnya sempat mesti berusaha beradaptasi saat pertama kali datang.

Kenyataan ini membuat Anna sangat senang ketika melihat para pelanggan menikmati masakannya sampai habis, bahkan meminta tambah, ujarnya, yang telah tinggal di Taiwan sekitar 20 tahun hingga fasih berbahasa Mandarin.

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Seperti restoran prasmanan khas Taiwan pada umumnya, toko Anna tidak memiliki menu tetap, tetapi setiap hari yang disajikan adalah masakan rumah khas Indonesia yang rasanya kuat. Hidangan yang sering ditemui, antara lain, adalah rendang sapi, gulai ayam, dan sayur nangka, dengan sambal sebagai pelengkap.

Jurnal Appetite pernah memuat penelitian yang menyebutkan makanan kampung halaman yang familier dapat membangkitkan kenangan menyenangkan bagi imigran, mengurangi tekanan psikologis akibat gegar budaya, dan menjaga hubungan emosional dengan komunitas asal meskipun berada di tanah asing.

Pelanggan Anna tidak selalu datang hanya untuk mengisi perut. Selain mengobrol dan makan masakan kampung halaman, mereka sering membawa berbagai masalah untuk dikonsultasikan.

Ketika sesama migran mengalami kesulitan dan tidak dapat menghubungi agensi tenaga kerja, mereka akan mencari Anna sebagai penerjemah sementara. Terkadang, ia juga mendampingi saat berobat, menangani kecelakaan atau pelanggaran lalu lintas, dan bahkan dicari polisi untuk dimintai bantuan.

Rekan kerjanya, Kasir, yang pernah menjabat sebagai wakil ketua Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI), tetap menjadi titik bantuan bagi banyak anak buah kapal migran, semakin menegaskan peran toko ini sebagai tempat bertanya dan mencari bantuan. Meski kehidupan menjadi lebih sibuk karena itu, keduanya tetap senang menolong sesama pendatang.

Anna mengatakan, semua orang datang dari tempat yang sama dan hidupnya berat, sehingga begitu memikirkan bahwa yang lainnya juga orang Indonesia, mereka ingin menolong. Ia berharap toko ini bisa membuat pelanggan merasa nyaman, "Seperti pulang ke rumah."

(Oleh Huang Yu-jing dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.