KDEI: Imlek jadi momentum pererat tali persaudaraan

17/02/2026 13:50(Diperbaharui 17/02/2026 13:53)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 17 Feb. (CNA) Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei Arif Sulistiyo menyebut Tahun Baru Imlek sebagai momentum mempererat tali persaudaraan dan berharap tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, disampaikan kepada CNA, Selasa (17/2).

Dalam pernyataannya, Arif berharap di tahun kuda api ini, seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Taiwan, baik pekerja migran, mahasiswa, profesional, maupun diaspora, senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam pekerjaan maupun studi.

Ia juga berharap agar setiap langkah yang ditempuh oleh WNI di Taiwan membawa kebaikan bagi diri sendiri, lingkungan di Taiwan, keluarga di tanah air, serta turut mengharumkan nama Indonesia di Taiwan.

"Semoga tahun yang baru ini membawa keberuntungan, kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga setiap langkah yang kita ambil dipenuhi dengan semangat baru, harapan yang lebih cerah, serta rezeki yang melimpah," kata Arif.

Arif juga menegaskan bahwa momen Tahun Baru Imlek ini sebagai saat untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat rasa syukur, dan membuka lembaran baru dengan optimisme serta kerja keras.

Ia juga menegaskan bahwa KDEI akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh WNI di Taiwan seraya mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada yang merayakan dalam bahasa Mandarin.

"Xin Nian Kuai Le (Selamat Tahun Baru). Semoga segala cita-cita dan rencana yang telah disusun dapat terwujud dengan baik di tahun ini," kata Arif.

(Oleh Muhammad Irfan)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.