Taipei, 13 Feb. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Jumat (13/2) menyoroti manfaat dari perjanjian dagang yang dicapai antara Taiwan dan Amerika Serikat (AS), termasuk mengamankan tarif yang setara dengan para pesaing dagang utama Taiwan dan memperkuat integrasi ke dalam pasar global.
Berbicara dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan di Taipei, setelah penandatanganan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) di Washington, D.C., Lai mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan membawa "Manfaat signifikan bagi industri Taiwan dan perekonomian secara keseluruhan."
Di bawah perjanjian tersebut, tarif AS atas barang-barang Taiwan akan diturunkan dari 20 persen yang sebelumnya diberlakukan menjadi 15 persen -- tingkat yang sama dengan yang diterapkan pada Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa -- dan tidak akan ada penumpukan tarif pada barang yang memenuhi syarat untuk perlakuan negara paling diuntungkan (MFN), kata Lai.
Selain itu, 2.072 jenis ekspor Taiwan akan dibebaskan dari tarif timbal balik, termasuk 261 produk pertanian, seperti anggrek, teh, nanas, dan mangga, serta 1.811 produk industri, tambahnya.
Semikonduktor Taiwan juga telah mendapatkan perlakuan paling menguntungkan di bawah Bagian 232 dari Undang-Undang Ekspansi Perdagangan, tambahnya.
Lai mengatakan perjanjian ini akan membantu Taiwan bersaing secara setara dengan para pesaing utamanya dan menghilangkan kerugian akibat tidak adanya perjanjian perdagangan bebas dengan AS.
Namun, kesepakatan ini masih memerlukan persetujuan dari Yuan Legislatif (Parlemen) yang didominasi oposisi.
Sementara itu, Taiwan akan memperluas akses pasar untuk daging babi dan sapi AS dengan menyesuaikan batas residu raktopamin agar selaras dengan Codex dan standar internasional lainnya, kata Lai.
Lai mengatakan perubahan ini, bersama dengan penyesuaian regulasi terkait perdagangan, perdagangan digital, kekayaan intelektual, standar ketenagakerjaan dan lingkungan dengan praktik internasional, akan meningkatkan daya saing perdagangan Taiwan.
Ketika ditanya mengapa pemerintah setuju membuka pasar lokal untuk 15 produk daging babi AS, Lai mengatakan pemerintahannya hanya mencabut pembatasan impor pada produk pertanian yang tidak diproduksi di Taiwan, atau di mana produsen domestik memiliki keunggulan komparatif yang jelas, dan hanya jika kesehatan konsumen tidak akan terpengaruh.
Berbicara tentang kesepakatan Taiwan untuk menghapus tarif pada kendaraan penumpang impor dari AS, Menteri Ekonomi Kung Ming-hsin (龔明鑫) mengatakan Taiwan menghadapi tuntutan kuat dalam isu ini selama pembicaraan dagang dan bahwa Taiwan, bersama Jepang dan Korea Selatan, terpaksa membuat konsesi.
Namun, tim negosiasi Taiwan berhasil mengecualikan truk ringan AS dari perjanjian tersebut, sehingga mengurangi dampak pada produsen otomotif domestik, ujarnya dalam konferensi pers yang sama.
Kung menambahkan bahwa kendaraan penumpang yang diproduksi secara lokal umumnya lebih terjangkau daripada model impor, dan, dengan dihapuskannya tarif pada suku cadang otomotif AS yang digunakan produsen domestik, produsen otomotif lokal dapat memperoleh manfaat dari pengurangan biaya yang diharapkan.
Selesai/IF