Pekerja migran hilang kontak divonis 8 tahun lebih karena jadi kurir penipuan

10/02/2026 19:14(Diperbaharui 10/02/2026 19:15)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 10 Feb. (CNA) Seorang pekerja migran hilang kontak asal Vietnam telah dijatuhi hukuman pidana penjara delapan tahun sembilan bulan setelah ia berperan sebagai kurir penarik uang dalam sindikat penipuan hingga berhasil menarik dana milik 42 korban, kata Pengadilan Distrik Changhua hari Selasa (10/2).

Menurut pengadilan, terdakwa, bermarga Pham (32), tiba di Taiwan pada 2019, dan dilaporkan sebagai pekerja hilang kontak oleh majikannya pada 2020, sebelum izin tinggalnya dicabut dan ia tinggal melebihi masa izin di Taiwan. Selama periode itu, ia bergabung dengan sindikat penipuan sebagai penarik dana.

Sindikat penipuan terlebih dahulu memasang iklan daring melalui anggota lain dengan dalih investasi mata uang kripto atau bergabung sebagai anggota aplikasi perkenalan, lalu mengarahkan korban untuk mentransfer uang sesuai instruksi, menurut pengadilan.

Antara April hingga Juni tahun lalu, Pham menggunakan kartu ATM dari rekening boneka untuk berulang kali menarik dana hasil penipuan yang ditransfer 42 korban, kemudian menyerahkan uang tersebut kepada pihak atasan guna memutus jejak aliran dana, kata pengadilan.

Hakim mengatakan pihaknya telah menilai bahwa terdakwa awalnya menyangkal perbuatannya saat ditangkap, dan baru dengan terpaksa mengaku selama pemeriksaan polisi dan sidang perpanjangan penahanan dalam tahap penyidikan. Selain itu, hakim mencermati bahwa ia belum mengganti kerugian para korban.

Sikap terdakwa setelah melakukan kejahatan tidak baik, dan tindak pidana penipuan yang dilakukannya selama masa hilang kontaknya telah mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, sehingga ia juga tidak layak untuk tetap tinggal di Taiwan, menurut hakim.

Berdasarkan 42 tuntutan penipuan bersama oleh tiga orang atau lebih untuk memperoleh harta, Pengadilan Distrik Changhua menjatuhkan pidana penjara yang harus dijalani selama delapan tahun sembilan bulan, serta memerintahkan deportasi setelah menjalani hukuman atau setelah mendapat pengampunan.

Putusan ini dapat diajukan banding.

(Oleh Cheng Wei-chen dan Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.